Misteri yang Tersimpan di Danau Mo’oat

0
8253
Suasana di danau mo'oat yang tak terurus lagi. masih perlu perhatian pemerintah Boltim (foto: muslim/TN)
Suasana di danau mo'oat yang tak terurus lagi. masih perlu perhatian pemerintah Boltim (foto: muslim/TN)
Suasana di danau mo'oat yang tak terurus lagi. masih perlu perhatian pemerintah Boltim (foto: muslim/TN)
Suasana di danau mo’oat yang tak terurus lagi. masih perlu perhatian pemerintah Boltim (foto: muslim/TN)

TOTABUANEWS, Boltim – Sejumlah tempat-tempat indah yang tersebar di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong) ternyata menyimpan banyak mitos yang menyebar ditengah masyarakat, salah satunya danau Mo’oat ternyata membuat warga setempat meyakini bahwa dilokasi wisata tersebut mempunyai banyak mahluk halus yang sering menampakan dirinya, Namun menariknya mahluk halus itu berbentuk kerajaan Dengan memakai pakaian lengkap kerajaan. Hal Ini dituturkan oleh Hans, salah satu warga sekitar yang bertugas merawat danau itu, Kamis (26/06) .

“Banyak penunggu disini ada yang raja-raja dan selirnya, dengan menaiki kuda, berjalan diseputaran lokasi ini,” tutur Pria tua yang mampu melihat mahluk halus tersebut. Penampakan itu sering kali terjadi setiap sore menjelang maghrib. “Bagi orang yang dia (mahluk halus) suka, pasti dinampakan,” tambahnya.

Bahkan, jika ada seseorang yang mandi dan berniat buruk maka mahluk itu akan menenggelamkannya, hal ini bisa diyakini dengan adanya peristiwa korban-korban yang tenggelam di danau mo’at beberapa waktu silam.

Melihat dari posisinya, Danau mo’oat terlihat seperti bak mangku raksasa yang terdapat di puncak gunung, danau mooat sendiri berada di perbatasan antara Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dengan Kabupaten Minahasa selatan, namun sayangnya tata letak danau ini masih menjadi tanda tanya entah milik siapa?

Konon cerita rakyat, dahulu kala didanau yang indah tersebut pernah menjadi kegiatan prosesi pelantikan bagi raja-raja Bolaang Mongondow (bolmong), bagi raja yang telah terpilih akan dilakukan sumpah dilokasi itu.

Kata mo’oat, menurut bahasa minahasa yang artinya menjelang terbit matahari, danau yang terkenal dengan unik karena berada di atas gunung dan udara lembah yang sejuk siang hari dan dingin pada malam hari.

Masyarakat setempat sangat menghargai kearifan lokal sehingga menjadikan suasana yang sepi ini membuat nyaman. (muslim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.