Tradisi “Potutuyon” di Bolmong

1
415

ilutrasi muswarahTOTABUANEWS, Ada banyak yang belum tau tentang tradisi Potutuyan ini, Potutuyan yang merupakan kegiatan yang meluruskan persoalan, mencari solusi dengan cara mempertemukan antara ke dua orang yang lagi bermasalah hingga mendapati titik temu antara ke dua orang tersebut. Ternyata di balik potutuyan itu terdapat prinsip yang sudah tertanam di tiap individu masyarakat terutama para tokoh adat saat itu.

“Onuka kabi mobali kon lipu na’a, tetap bi kita kon bonu’i lipu na’a mosin’indean “ yang artinya apa yang terjadi dikampung ini, tetap kita yang ada didalam kampung ini yang saling menatap. Dibalik filosofis prinsip itu terdapat makna yang cukup tinggi, apapun yang terjadi dilingkungan masyarakat baik desa/kampung itu harus diselesaikan di tigkat desa yang dipimpin oleh sangadi (kepala desa) ini dilakukan untuk menjaga persaudaraan dan asas Motompiaan Mototabian bo Mototanoban (saling menyaingi, saling mengasihi dan saling mengingatkan).

Sangsinya pun beragam sesuai dengan masalah/kasus yang dilakukan oleh individu di dalam kampung, lahirnya hukum adat itu karena melalui kesepakatan ketua adat maupun orang-orang tua kampung, selain itu bagi pelanggar diberikan denda adat tergantung kasus yang ada, beragam macam sangsi yang diberikan kepada individu, ada berupa materi (Mogompat ko Lipu) ada juga yang di dera dengan kayu ( bakaian uoy) dan kasus yang paling berat dalam artian tidak bisa lagi di teroler oleh pimpinan desa maupun masyarakat maka akan diusir dari kampung (Poleagon ) “ sangsinya berbeda-beda , ada yang mogompat kon lipu, bakaian uoy, dan poleagon” kata Rendi Sugeha salah seorang pemerhati budaya di Bolmong raya.

Lanjut kata alumi Gorontalo ini, pihak kepolisian dan pemerintah agar dapat mempercayakan pada warga untuk menyelesaikan suatu masalah, sebagai bentuk menjaga tali persaudaran di lingkungan masyarakat “ agar asas mototompiaan, mototabian bo mototanoban sebagai roh tradisi diBMR ini tak tergeser oleh moderenisasi “ Tutur sugeha. (tr- 2)

1 KOMENTAR

  1. Mohon utk Sejarah2 tiap Desa juga di Share, terutama Sejarah terbentuknya Desa Lolan sampai sudah menjadi 2 Desa, di Dunia Internet pun sudah di Telusuri tpi Sejarah itu tak ketemu juga….Sukur month anto…!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.