Sejumlah Pedagang Pasar Serasi Ditertibkan

0
27

TOTABUANEWS, KOTAMOBAGU – Sejumlah pedagang pasar serasi kembali di tertibkan. Penertiban dilakukan oleh beberapa Instansi, diantaranya, Dinas Perhubungan (Dishub) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP), Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop) dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bolmong, Rabu (16/05/2018).

Penertiban ini dilakukan karena para pedagang sudah berjualan memasuki badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas dilingkungan pasar.

Kepala Dinas SatpolPP Kotamobagu Dolly Zul Haji melalui Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Bambang Dahlan mengatakan, penertiban dilakukan menyusul banyaknya desakan masyarakat terkait kemacetan di area pasar serasi dan 23 Maret.

“Terkait penertiban ini menjelang bulan Ramadhan banyak juga desakan masyarakat terkait kemacetan. Nah, Kemacetan ini berdampak juga kepada parkiran kendaraan yang sudah menggunakan separuh jalan karena pedagang juga sudah banyak yang berjualan di jalan,” kata Dahlan.

Menurutnya, penertiban ini masih dalam bentuk sosialisasi. Namun, jika masih ada pedagang yang melanggar dengan menggunakan badan jalan, maka akan dilakukan penyitaan barang dagangan sesuai Peraruran Daerah (Perda) yang berlaku.

“Jadi dengan ini kita sudah sampaikan sosialisasi lagi sebelum ada tindakan penyitaan jualan. Tapi kalau masih ada pedagang yang tidak menindakakn penyampaian ini maka kita akan lakukan penyitaan sesuai dengan perda nomor 4, itu yang kita lakukan kepada pedangang selama ini khususnya pedagang pasar serasi dan 23 maret,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi itu, lanjutnya, pihaknya bakal menempatkan personil untuk menjaga jangan ada pedagang yang berjualan menggunakan badan jalan.

“Untuk mengantisipasi pedagang yang akan berjualan lagi, kita akan tempatkan lagi personil untuk berjaga mulai dari Pukul 05.00 Subuh,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Nasli Paputungan menambahkan, pihaknya terus memantau arus lalu lintas di areal pasar tersebut. Memang kata Nasli, pemakaian badan jalan oleh para pedagang sangat berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Untuk mengantisipasi itu, maka kami juga terus memantau dan menertibkan kendaraan di area pasar agar tidak menimbulkan kemacetan,” pungkasnya.

Peliput: Neno Karlina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.