Hobi Menanam, Masriah Terus Lakukan Pembibitan Sejumlah Komuditas Pertanian

0
217

TOTABUAN.NEWS, KOTAMOBAGU – Memiliki kecintaan terhadap tanaman, membuat Masriah Paputungan (47), warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, tak berputus asa menyemai benih berbagai komuditas pertanian, walau tak memiliki cukup lahan, dan masih belum memasuki musim penghujan.

Kepada TOTABUAN.NEWS, ibu dari empat orang anak ini, mengatakan,
menjadikan pekarangan rumahnya, dan awalnya hanya memenfaatkan kaleng cat bekas sebagai median tanam semai bibitnya.

“Saya memang mencintai tanaman, bukan hanya bibit pertanian, tetapi apa saja. Saya merawatinya seperti anak kecil, tak sengaja, saya menyemai biji tomat dan merica, eh ternyata tumbuh dan bermanfaat, lama-lama saya mulai menyemai Pepaya jenis California, dan rempah dapur,” ujarnya.

Tak disangka, lanjutnya, hobinya ini justru mendatangkan uang. Banyak bibitnya justru dibeli tetangga.

“Awalnya hanya tetangga yang membeli. Itu pun saya hanya memberi, tapi tetangga saya memaksa untuk membayar bibit saya, eh lama-lama justru banyak petani yang datang membeli bibit,” katanya antusias.

Berawal dari uang itulah, dirinya membeli polibek untuk dijadikan tempat menyemai benih. Bahkan, dirinya juga mulai menyemai benih bunga.

“Perpolibeknya, saya menjual dengan harga Rp.1000 sampai Rp. 5000, kalau bunga, ya tergantung jenisnya, kadang perpolibeknya, bisa sampai Rp. 35.000 ini sangat membantu perekonomian,” jelasnya.

Tak tanggung-tanggung, dalam sebulan dirinya mengaku bisa mendapatkan omset ratusan hingga jutaan rupiah.

“Saya menyiramnya setiap hari, merawatinya seperti anak kecil. Tapi ini sepadan juga dengan yang didapat, hobi tarsalur, pikiran dan hati bahagia, dapat uang pula, omsetnya lumaian besar, dari paling kecil limaratusan, bahkan kadang bisa sampai sejutaan,” ungkapnya.

Menurutnya, semua orang bisa sukses jika dibarengi dengan kerja keras, dan keseriusan dalam menekuni apa pun yang sedang digeluti.

“Kotamobagu lahan pertaniannya kurang, tapi buktinya, saya bisa menyemai benih setiap hari. Ini belum penghujan, tapi berkat perawatan setiap paginya, benih saya tumbuj dengan baik. Jadi, saya menarik kesimpulan, semua itu tergantung usaha dan kerja keras, semua orang berpotensi sukses, termasuk saya, amin,” tandasnya.

Peliput: Neno Karlina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.