TNews, SEHAT – Sebuah studi menyebut pria lebih rentan terinfeksi virus Corona COVID-19. Ada banyak faktor yang berpengaruh, kebiasaan cuci tangan diyakini sebagai salah satu di antaranya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menyebut dalam studi Handwashing A Corporate Activity 2009, perempuan lebih sering mencuci tangan jika dibandingkan dengan pria.
“Hanya 31 persen pria dan 65 persen wanita yang rajin mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum,” demikian keterangan para peneliti, seperti dikutip Channel News Asia.
Penemuan ini kemudian mendorong sebuah perpustakaan di Inggris untuk semakin mengingatkan pengunjung mereka terkait pentingnya mencuci tangan setelah menggunakan toilet umum. Mereka pun menambahkan beberapa poster peringatan di toilet demi meningkatkan kesadaran para pengunjung khususnya pria.
“Kami telah menambah jumlah poster di toilet umum, sehingga pengunjung dapat teringat akan pentingnya kebersihan dengan mencuci tangan,” ungkap seorang juru bicara perpustakaan.
Selain itu, sebuah penelitian Universitas Michigan pada 2013 meneliti sekitar 4.000 pengguna toilet di sekitar Lansing Timur, Michigan.
Para peneliti mengungkap kalangan perempuan lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun. Durasi mencuci tangan mereka pun lebih lama jika dibandingkan dengan kaum pria.
Berdasarkan penelitian tersebut, sebanyak 14,6 persen pria bahkan tidak mencuci tangannya sama sekali. Sementara, 35,1 persen pria mencuci tangan tidak menggunakan sabun.
Eksekutif humas di New York juga mengatakan, sejak penyebaran virus Corona dia mulai memperhatikan kebiasaan cuci tangan para pria di tempat bekerja. Ia mengatakan banyak pria yang tidak mencuci tangannya setelah buang air kecil.
“Jika Anda berdiri di kamar mandi pria di tempat kerja, dan melihat mereka keluar dari toilet, mereka kebanyakan tidak mencuci tangannya,” imbuhnya.
Sumber: Detik.com