
TNews, YOGYAKARTA — Sabtu malam yang biasanya tenang berubah jadi medan pertempuran. Sekitar 500 orang massa terlibat bentrok hebat dengan aparat di depan Markas Polda DIY, mulai Sabtu (30/8) malam hingga Minggu pagi (31/8). Batu, petasan, bahkan bom molotov dilemparkan ke arah polisi yang bersiaga. Situasi makin panas ketika warga sekitar ikut turun tangan demi melindungi lingkungan mereka.
Ketegangan baru reda setelah enam jam bentrokan. TNI-Polri akhirnya berhasil memukul mundur massa sekitar pukul 06.00 WIB. Polisi mengamankan puluhan orang, termasuk anak-anak sekolah menengah yang, mirisnya, beberapa di antaranya dinyatakan positif narkoba.
Barang bukti yang disita membuat merinding—sebilah senjata tajam dan dua bom molotov siap ledak. “Sangat disayangkan anak-anak muda ikut terseret dalam kerusuhan sebesar ini,” kata Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., Minggu (31/8).
Lima orang dari pihak perusuh dan satu anggota keamanan dilaporkan terluka. Pihak kepolisian menegaskan akan memperketat patroli serta mengimbau warga agar tak mudah terprovokasi isu liar di lapangan.*
Peliput: Netron