Wanita Muda Tewas Ditikam di Tegal, Gegara Sebut Pelaku Tak Mampu Layani di Ranjang

0
7
Gambar: Suasana di lokasi kejadian di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaragen, Kota Tegal Rabu, 27 Agustus 2025, saat penemuan mayat wanita muda yang tragis. Foto : Agung.

TNews, TEGAL – Sebuah insiden tragis mengguncang Kota Tegal ketika seorang wanita muda asal Bulakamba, Kabupaten Brebes, ditemukan tewas mengenaskan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Brantas, Kelurahan Mintaragen, sekitar pukul 17.30 WIB.

Saksi mata melaporkan bahwa sebelum polisi tiba, mayat korban tergeletak bersimbah darah di depan pintu gerbang salah satu kos. Di sampingnya, seorang teman korban terlihat duduk bersimpuh, berteriak histeris meminta pertolongan.

Tak lama setelah itu, pihak kepolisian datang dan berhasil menangkap pelaku, TS (32), yang masih berada di dalam kos. Dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Tegal Kota, Kasat Reskrim AKP Eko Saputro mengungkapkan kronologi kejadian yang mengerikan ini.

Menurut keterangan, pelaku dan korban awalnya berkomunikasi melalui aplikasi dan sepakat untuk bertemu di salah satu kos. Setelah menyepakati tarif pertemuan sebesar Rp 500.000, mereka masuk ke dalam kamar. Namun, hubungan yang seharusnya intim berakhir tragis ketika korban menyinggung pelaku setelah hanya satu menit berhubungan.

“Korban berkata, ‘Katanya mau memuaskan, hanya satu menit sudah keluar’,” ungkap Kasat Reskrim. Ucapan tersebut membuat pelaku tersinggung dan dalam sekejap, ia mengeluarkan pisau dan melukai korban di leher.

Walaupun terluka parah, korban berusaha melarikan diri, namun ambruk di depan gerbang rumah kos dengan darah berceceran. Pelaku, yang bekerja sebagai sales obat, bersembunyi di kamar untuk menghindari amukan massa.

Saat ini, pelaku ditahan dengan barang bukti berupa baju, sepatu, dan sabuk korban. Ia dikenakan Pasal 338 dan 351 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. Pasal 338 menyatakan, “Barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.”

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan di lingkungan sekitar.*

Peliput: Agung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses