TNews, TUNGKAL ULU — Suasana halaman rumah Kiyai H. Barok Asngari di Jalan Wahidin RT 08, Desa Gemuruh, Jumat pagi (7/11/2025), tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pukul 08.30 WIB, para pemangku kepentingan dari berbagai institusi berkumpul mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan persiapan Tabligh Akbar bersama Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali Bin Yahya serta peresmian Pondok Pesantren Sholeh Al-Mubarok.
Pantauan di lokasi, pertemuan berlangsung cair namun fokus. Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy Trias Kumoro bersama jajarannya, unsur TNI dari Koramil, tim Damkar, Satpol PP, serta perwakilan Senkom Mitra Polri hadir membahas teknis pengamanan, rekayasa lalu lintas, hingga skema manajemen massa. Beberapa kali pembahasan mengerucut pada antisipasi kepadatan warga yang diperkirakan membludak saat pelaksanaan acara.
Ketua Senkom Mitra Polri Kecamatan Tungkal Ulu, Sutrisno, yang datang bersama para anggotanya, menegaskan pentingnya sinergi seluruh komponen. “Kami siap bergerak sejak tahap persiapan sampai pelaksanaan. Ini momentum besar bagi warga, dan kami ingin memastikan semuanya berjalan tertib serta nyaman,” ujarnya.
Dari diskusi yang berkembang, terlihat jelas bahwa dua agenda besar — Tabligh Akbar dan peresmian ponpes — menuntut koordinasi ekstra. Ponpes Sholeh Al-Mubarok sendiri disebut akan menjadi ruang belajar baru bagi masyarakat Gemuruh dan desa sekitar, sehingga peresmiannya mendapat perhatian khusus.
Rapat juga menegaskan perlunya kolaborasi berlapis antara penyelenggara, TNI–Polri, dan organisasi masyarakat. Selain aspek keamanan, kesiapan fasilitas pendukung seperti area parkir, akses jalan, dan titik-titik konsentrasi jamaah turut diinventarisasi.*
Peliput: Wanito






