Polres Tanjab Barat Mulai Operasi Zebra 2025, Fokus Turunkan Kecelakaan Lalu Lintas

oleh -251 Dilihat
Gambar: Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, memimpin apel gelar pasukan dalam rangka dimulainya Operasi Zebra 2025 di Lapangan Mapolres Tanjab Barat, Senin, 17 November 2025. Operasi ini bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanjab Barat. Foto: Humas Polres Tanjab Barat.

TNews, JAMBI – Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Barat resmi memulai Operasi Zebra 2025 dalam rangka meningkatkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayahnya. Apel gelar pasukan yang menandai dimulainya operasi ini dipimpin langsung oleh AKBP Agung Basuki, Kapolres Tanjab Barat, di Lapangan Mapolres Tanjab Barat.

Hadir dalam apel tersebut, Wakil Bupati Tanjab Barat Dr. H. Katamso SA., SE., ME, para pejabat utama Polres Tanjab Barat, Kapolsek jajaran, serta sejumlah unsur pendukung lainnya, termasuk perwakilan dari Denpom, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Pemkab Tanjab Barat. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanjab Barat menyoroti tantangan yang dihadapi akibat pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan transportasi di wilayah tersebut. “Kondisi ini berpotensi menambah kepadatan volume lalu lintas, yang berujung pada kemacetan dan peningkatan risiko kecelakaan,” ujar AKBP Agung Basuki.

Kapolres menegaskan bahwa tujuan utama dari Operasi Zebra 2025 adalah untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya disiplin berlalu lintas, dengan perhatian khusus pada penggunaan kendaraan oleh anak di bawah umur.

“Operasi ini merupakan bagian integral dari upaya kita untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Tanjab Barat,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, Kapolres menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan edukatif dalam berinteraksi dengan masyarakat. “Pendekatan persuasif dan edukatif harus menjadi prioritas dalam setiap tindakan, namun penegakan hukum juga harus dilakukan dengan tegas dan terukur,” lanjutnya.

Operasi Zebra 2025 akan dilaksanakan dalam dua fase utama. Pada minggu pertama, kegiatan difokuskan pada upaya preemtif dan preventif, seperti sosialisasi, edukasi, dan pencegahan pelanggaran. Pada fase kedua, yang dimulai pada minggu kedua, operasi akan beralih ke penegakan hukum yang lebih represif, dengan memfokuskan penindakan di titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

Kapolres juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan efektivitas penegakan hukum. Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan menjadi andalan dalam menindak pelanggaran lalu lintas secara elektronik. “Sistem ETLE ini akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penindakan pelanggaran, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas,” ungkap AKBP Agung Basuki.

Di akhir amanatnya, Kapolres mengingatkan seluruh personel yang terlibat dalam operasi untuk senantiasa menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat merusak citra Polri. “Mari kita jalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, dan tetap jaga profesionalisme dalam setiap langkah yang kita ambil,” tutupnya.*

Peliput: Wanito

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.