Festival Literasi Lombok Timur Dorong Minat Baca dan Tulis Masyarakat

oleh -189 Dilihat
Gambar: Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka Festival Literasi Lotim dengan pemukulan gong di Gedung Wanita, Selasa (9/12/2025), didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan H. Mugni. — Foto: Zunn.

TNews, SELONG – Suasana Gedung Wanita, Selasa (9/12/2025), dipenuhi antusiasme masyarakat saat Festival Literasi Lombok Timur resmi dibuka. Dari pantauan wartawan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi terlihat sebagai ajang interaksi nyata antara pemerintah, pegiat literasi, dan masyarakat.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, yang membuka acara dengan pemukulan gong, menekankan bahwa literasi menjadi fondasi utama kemajuan daerah. “Literasi, baik membaca maupun menulis, adalah kunci untuk mewujudkan Lombok Timur SMART—Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan,” ujarnya.

Festival yang juga dihadiri Ketua TP PKK, GOW, DWP, pimpinan OPD, camat, dan pegiat literasi ini menghadirkan berbagai kegiatan interaktif. Dari tarian tabek walar, pembacaan naskah kuno, hingga musikalisasi puisi, suasana kental budaya lokal terasa menyatu dengan literasi modern.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Timur, H. Mugni, memperkenalkan “Moto Literasi Lotim 4M” yaitu Membaca, Mengulang, Menghafal, dan Menulis sebagai panduan untuk mendukung visi SMART. Ia menegaskan optimasi gedung perpustakaan melalui berbagai program kreatif menjadi prioritas.

Dalam festival tersebut, berbagai lomba yang telah digelar juga mendapat apresiasi. Penyerahan penghargaan dilakukan kepada pemenang Lomba Bertutur tingkat SD, Lomba Video Konten Literasi, Lomba Perpustakaan Desa, serta Lomba Resensi Buku bagi siswa SMA/sederajat.

Wakil Bupati menekankan pentingnya literasi digital seiring perkembangan teknologi. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung masyarakat menguasai informasi dan pengetahuan melalui literasi digital, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan jangka panjang.

“Festival ini bukan hanya sekadar hiburan atau seremonial, tetapi momentum untuk menumbuhkan kreativitas dan minat baca-tulis masyarakat, terutama anak-anak,” kata Wabup Edwin saat ditemui wartawan.*

Peliput: Zunnurain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *