TNews, NASIONAL – Gejolak internal tengah mengguncang Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (IP NWDI). Sejumlah kader dari berbagai wilayah secara terbuka menuntut Pimpinan Pusat organisasi tersebut mundur dari jabatannya.
Kekecewaan itu dipimpin oleh perwakilan kader dari Pulau Lombok Bagian Utara, yang menilai kepemimpinan saat ini belum mampu menghadapi tantangan organisasi di era digital maupun memenuhi kebutuhan riil para pelajar NWDI.
“Kami telah menunggu lebih dari satu tahun, tapi Pimpinan Pusat minim inisiatif untuk turun ke bawah. Konsolidasi di tingkat Pengurus Wilayah maupun Pengurus Daerah terasa jalan di tempat,” ujar Abdullah, salah seorang kader yang ikut menuntut pergantian pimpinan.
Tuntutan tersebut muncul menyusul dugaan kegagalan dalam konsolidasi organisasi dan stagnasi sejumlah program kerja di tingkat wilayah maupun daerah. Abdullah menambahkan, “IP NWDI adalah organisasi kader, bukan sekadar pelengkap ormas induk. Jika semangat pengkaderan luntur dan organisasi hanya berputar di pusat, lebih baik tongkat estafet diberikan kepada yang lebih siap. Kami butuh pemimpin yang turun gunung, bukan yang hanya menunggu laporan.”
Sejumlah kader berharap Pimpinan Pusat segera menanggapi tuntutan ini dan membuka ruang dialog untuk menyusun strategi pembenahan organisasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.*
Peliput: Zunnurain






