Pastikan Pemulihan Cepat : Presiden Prabowo Dua Kali Tinjau Aceh, Targetkan Jembatan Vital di Bireuen Selesai dalam Sepekan

oleh -227 Dilihat
Presiden Prabowo meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. (Foto : Kemensetneg RI)

TNews, Acah – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen serius Pemerintah Pusat dalam penanganan bencana. Hari ini, Minggu (7/12/2025), Kepala Negara bertolak ke Aceh untuk meninjau langsung penanganan musibah, menandai kunjungan keduanya ke daerah terdampak banjir.

Berdasarkan rilis Kemensetneg RI, Presiden lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar, sekitar pukul 07.55 WIB, dengan misi utama: memastikan percepatan penanganan darurat dan pemulihan di lapangan.

Presiden Prabowo naik pesawat Kepresidenan. Sesaat sebelum lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh. (Foto : KemenSetnegRI)

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo langsung meninjau pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Jembatan sementara berbentang 30 meter ini merupakan ruas vital penghubung Bireuen-Takengon yang terputus akibat derasnya arus sungai, dan menjadi urat nadi penting untuk memulihkan akses darat.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo menyaksikan langsung operasi alat berat dan menegaskan instruksi tegas mengenai target penyelesaian proyek tersebut.

Presiden Prabowo menargetkan pembangunan Jembatan Bailey Teupin Mane selesai dalam waktu satu pekan. Beliau memastikan upaya percepatan serupa akan dilanjutkan ke daerah terdampak lain seperti Bener Meriah dan Takengon.

Presiden Jumpa Warga Korban Bencana dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (07/12/2025) – (foto : Kemensetneg RI)

Kunjungan ini dilakukan Kepala Negara untuk memantau langsung distribusi bantuan, proses evakuasi warga, serta langkah-langkah pembukaan akses jalan. Presiden menegaskan bahwa penanganan bencana banjir di Aceh telah ditetapkan sebagai prioritas nasional, dan seluruh sumber daya telah dikerahkan.

Selain Jembatan Bailey, Presiden juga menerima laporan rinci mengenai kerusakan infrastruktur lain, termasuk kerusakan bendungan dan area persawahan warga. Kepala Negara memastikan pemerintah akan segera mengambil tindakan perbaikan. Kunjungan kedua Presiden ini adalah jaminan bahwa penanganan darurat dan pemulihan di daerah terdampak berjalan cepat tanpa hambatan. (mt/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *