Presiden Prabowo Jamin Pangan Aman dan Hapus Utang KUR Petani, KSAD Ditunjuk Pimpin Percepatan Infrastruktur Aceh

oleh -141 Dilihat
Presiden dalam kunjungan lapangan di Aceh dan langkah nyata untuk mempercepat perbaikan kerusakan infrastruktur vital, Presiden Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sebagai komandan percepatan. (Foto : KemensetnegRI)

TNews, Bireuen Aceh – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen ganda pemerintah untuk mengatasi dampak bencana di Aceh, yakni menjamin kebutuhan pangan masyarakat dan mempercepat perbaikan infrastruktur vital. Penegasan ini disampaikan usai Kepala Negara meninjau pengerjaan Jembatan Bailey Teupin Mane, ruas penting Bireuen–Takengon di Kabupaten Bireuen, Minggu (7/12/2025).

Presiden Prabowo memastikan bahwa suplai bahan pangan bagi masyarakat terdampak telah diantisipasi. Ia menjamin stok pangan akan dikirimkan dari berbagai daerah lain karena cadangan nasional masih memadai.

Selain jaminan logistik, Presiden juga memberikan kabar baik bagi para petani yang utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) mereka terdampak bencana.

“Pangan akan kita kirim dari tempat lain. Cadangan-cadangan masih cukup banyak. Kemudian utang-utang KUR. Karena ini keadaan alam, kita akan hapus dan petani tidak usah khawatir. Karena ini bukan kelalaian, tapi keadaan terpaksa, force majeure,” ucap Presiden.

Sebagai langkah nyata untuk mempercepat perbaikan kerusakan infrastruktur vital, Presiden Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sebagai komandan percepatan.

“Saya tunjuk nanti Kasad sebagai Satgas (Satuan Tugas) percepatan perbaikan jembatan untuk membantu PU (Pekerjaan Umum) dan pemerintah daerah. [TNI AD] punya banyak pasukan Zeni, pasukan konstruksi, pasukan pembangunan, pasukan teritorial. Jadi bisa segera membantu,” pungkas Kepala Negara.

Sepanjang peninjauan, Presiden berdialog langsung dengan berbagai unsur di lapangan—termasuk personel TNI/Polri, tim teknik Kementerian PUPR, dan para relawan—dan menyatakan apresiasi atas dedikasi dan kesiapsiagaan mereka. Presiden juga menyempatkan diri berbincang dengan warga setempat.

“Jadi setelah saya lihat kondisi. Kerja semua instansi baik. Bahu membahu sama rakyat, sama pemerintah daerah, polisi, tentara semua bekerja,” imbuh Kepala Negara.

Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh proses pemulihan berlangsung cepat, terkoordinasi, dan sesuai standar keselamatan, guna menjamin masyarakat Aceh dapat kembali beraktivitas dengan aman dan normal secepat mungkin. (BPMI Setpres/mt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *