Banjir Rendam Empat Kecamatan, 918 KK Terima Bantuan Pemkab

oleh -58 Dilihat
Gambar: Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Tungkal Ulu, Selasa, 13 Januari 2026, sebagai upaya penanganan awal pascabencana banjir di empat kecamatan. Foto: wanito

TNews, TUNGKAL ULU – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir yang melanda empat kecamatan dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya 918 kepala keluarga (KK) tercatat menerima bantuan sebagai langkah awal penanganan pascabencana.

Berdasarkan pantauan wartawan, penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa, 13 Januari 2026, menyasar warga di Kecamatan Tungkal Ulu, Batang Asam, Merlung, dan Muara Papalik. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang memicu luapan sungai dan merendam permukiman warga.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, turun langsung ke sejumlah lokasi penyaluran. Di Kecamatan Tungkal Ulu, bantuan diserahkan di Kantor Camat. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meninjau lokasi kebakaran rumah warga dan menyerahkan bantuan tambahan kepada korban terdampak musibah kebakaran.

Penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan ke Masjid Jami’ Riyadusholihin di Kecamatan Batang Asam, Kantor Camat Merlung, serta Kantor Desa Rantau Badak Lamo di Kecamatan Muara Papalik. Warga tampak antre secara tertib untuk menerima bantuan kebutuhan pokok.

Kepada wartawan, Anwar Sadat menyampaikan keprihatinannya atas musibah banjir yang dialami warga. Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak lanjutan pascabanjir, khususnya ancaman penyakit.

“Pasca banjir, kondisi kesehatan harus menjadi perhatian utama. Anak-anak dan lansia agar segera memeriksakan diri ke puskesmas bila mengalami gangguan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau warga untuk memeriksa kembali instalasi listrik di rumah masing-masing guna menghindari risiko korsleting dan kebakaran, terutama setelah rumah terendam air.

Bantuan yang disalurkan berupa beras dan mi instan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan. Pemerintah daerah memastikan pendistribusian dilakukan secara bertahap dan berdasarkan data warga terdampak di lapangan.*

Peliput: Wanito

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *