Deklarasi Sejarah Warnai HUT Jambi di Kuala Tungkal

oleh -88 Dilihat
Gambar: Ketua Komisi II DPRD Tanjung Jabung Barat, Syufrayogi Syaiful, membacakan Naskah Deklarasi Badan Kongres Rakyat Jambi pada upacara peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi di Alun-alun Kota Kuala Tungkal, Selasa, 6 Januari 2026. Foto: Wanito.

TNews, KUALA TUNGKAL – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak hanya diisi rangkaian upacara rutin. Di Alun-alun Kota Kuala Tungkal, Selasa (6/1/2026), pembacaan Naskah Deklarasi Badan Kongres Rakyat Jambi menjadi momen yang mengingatkan kembali akar sejarah lahirnya provinsi ini.

Naskah deklarasi tersebut dibacakan Ketua Komisi II DPRD Tanjung Jabung Barat, Syufrayogi Syaiful, di hadapan peserta upacara dan masyarakat yang hadir. Suasana upacara berlangsung khidmat ketika dokumen sejarah itu dilantunkan, menandai perjuangan kolektif para tokoh Jambi dalam membentuk daerah otonom.

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi dipimpin Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan amanat Gubernur Jambi yang menekankan bahwa peringatan hari jadi provinsi seharusnya menjadi ruang refleksi atas perjalanan pembangunan daerah.

Ditemui usai kegiatan, Syufrayogi menilai pembacaan deklarasi bukan sekadar agenda simbolik. Menurutnya, nilai perjuangan, persatuan, dan kebersamaan yang terkandung dalam deklarasi tersebut harus terus dijadikan pijakan dalam penyusunan kebijakan dan arah pembangunan daerah.

Ia menegaskan, tantangan pembangunan ke depan menuntut peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk legislatif, agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pemerataan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam amanat yang dibacakan Wakil Bupati, Gubernur Jambi juga menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan yang telah diraih Provinsi Jambi hingga usia ke-69 tahun. Di tengah tekanan ekonomi nasional dan dinamika politik, Jambi dinilai mampu menjaga stabilitas pembangunan berkat sinergi pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, disampaikan pula empati Pemerintah Provinsi Jambi terhadap daerah-daerah di Sumatera yang terdampak bencana banjir bandang pada akhir 2025. Solidaritas antardaerah, disebutkan, menjadi bagian penting dalam memperkuat ikatan sosial dan kemanusiaan di kawasan Sumatera.

Upacara peringatan HUT ke-69 Provinsi Jambi di Kuala Tungkal dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, aparatur sipil negara, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan Jambi ke depan bertumpu tidak hanya pada program fisik, tetapi juga pada kesadaran sejarah dan kolaborasi lintas sektor.*

Peliput: Wanito

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *