TNews, KUALA TUNGKAL – Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Ukhuwah, Kuala Tungkal, Minggu malam (26/4/2026), untuk mengikuti peringatan haul Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani dan Syekh Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahab yang dirangkai dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Sejak awal acara, suasana khidmat terasa menyelimuti masjid.
Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat yang hadir di tengah jamaah menilai kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan momentum untuk menengok kembali peran ulama dalam membimbing umat. Dalam penyampaiannya, ia mengulas sosok Syekh Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahab sebagai figur ulama yang dikenal luas karena keilmuan dan kedekatannya dengan masyarakat.
Menurut Anwar Sadat, pengaruh dakwah almarhum tidak hanya terasa di Kuala Tungkal, tetapi juga meluas hingga berbagai daerah di Provinsi Jambi bahkan luar negeri. Hal itu tercermin dari jamaah pengajian yang datang dari berbagai wilayah.
“Banyaknya jamaah dari berbagai daerah menunjukkan dakwah beliau benar-benar hidup dan diterima umat,” ujar Anwar Sadat di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan, tradisi haul menjadi sarana untuk mengenang jasa para ulama sekaligus mengambil nilai-nilai perjuangan mereka dalam menyebarkan ajaran Islam dengan penuh keikhlasan. Nilai tersebut, kata dia, relevan untuk terus dihidupkan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Momentum Isra Mi’raj juga disoroti sebagai pengingat bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, menjaga persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial. Anwar Sadat menekankan bahwa ajaran para ulama mengarahkan umat pada Islam yang ramah, toleran, dan menjunjung tinggi persatuan.
“Ulama tidak hanya mengajarkan ibadah, tetapi juga membentuk akhlak dan cara hidup bermasyarakat,” tuturnya.*
Peliput: Wanito







