SK Pengurus Pusat Terbit, KTNA Sulut Periode 2026–2031 Segera Dilantik Gubernur

oleh -54 Dilihat
Arly Dondokambey Sah Ketua KTNA Sulut Periode 2026-2031 Hasil Rembug Paripurna KTNA Sulawesi Utara. (Foto : TNews)

TNews, Manado Sulawesi Utara – Struktur kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sulawesi Utara untuk masa bakti 2026–2031 kini telah resmi mengantongi legalitas. Hal ini menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Nomor 043/SKEP/KTNA-Nas/I/2026 dari KTNA Nasional tertanggal 26 Januari 2026.

Dengan keluarnya SK tersebut, seluruh jajaran pengurus kini bersiap menjalankan fungsi strategisnya sebagai jembatan aspirasi bagi para petani dan nelayan di Sulawesi Utara.

Ketua KTNA Sulut terpilih, Arly Dondokambey, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi. Fokus utamanya adalah menyesuaikan waktu pelantikan dengan agenda Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, yang bertindak sebagai pembina utama organisasi di daerah.

“Kami telah menerima mandat resmi dari pengurus pusat. Saat ini, jadwal pelantikan sedang dikoordinasikan lebih lanjut dengan Pak Gubernur,” jelas Arly, Kamis (29/01/2026)

SK ini sekaligus menjadi legitimasi final atas proses demokrasi organisasi yang berlangsung pada 29 Desember 2025 lalu di Kantor Gubernur Sulut. Dalam forum tersebut, Arly Dondokambey terpilih secara aklamasi menggantikan Sammy Karokaro melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Pengurus pusat KTNA melalui Wakil Sekjen I, Sulharman Djusman, memberikan apresiasi atas kelancaran konsolidasi di Sulut. Ia menekankan bahwa formasi pengurus baru ini telah mengakomodasi perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Sulut serta diisi oleh figur-figur yang kompeten di bidangnya.

KTNA Sulut berkomitmen untuk berjalan selaras dengan kebijakan pembangunan sektor pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta mendukung visi Gubernur Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay.

Beberapa poin prioritas yang akan segera dikerjakan oleh kepengurusan baru ini meliputi:

  • Optimalisasi distribusi pupuk bagi petani.
  • Peningkatan akses permodalan usaha tani dan nelayan.
  • Penguatan kelembagaan organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
  • Peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.

“Kami ingin menjadikan KTNA sebagai rumah besar yang nyata dalam memperjuangkan kesejahteraan dan solusi bagi persoalan petani serta nelayan di Bumi Nyiur Melambai,” pungkas Arly. (mt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *