Sulut Jadi Tuan Rumah Pesparani Nasional Katolik 2027, Gubernur Yulius: Bukti Kepercayaan Pusat kepada Daerah

oleh -86 Dilihat
Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) serta LP3KD Sulut Foto bersama Usai audiens bersama Gubernur Sulut Sulut Yulius Selvanus (Foto : Ist)

TNews, Manado Sulawesi Utara – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi bersiap menjadi pusat perhatian umat Katolik se-Indonesia. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, secara resmi menyatakan dukungan penuh atas terpilihnya Bumi Nyiur Melambai sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional IV yang akan digelar pada November 2027.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Gubernur Yulius saat menerima audiensi dari pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) serta LP3KD Sulut di Wisma Negara Bumi Beringin, Kamis (22/01/2026).

Suasana audiens Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) serta LP3KD Sulut bersama Gubernur Yulius Selvanus. (Foto : Ist)

Bagi Gubernur Yulius, penyelenggaraan Pesparani di Sulawesi Utara bukan sekadar ajang kompetisi tarik suara antarprovinsi. Ia memandang kegiatan ini sebagai instrumen penting dalam pembangunan manusia.

“Ini adalah kebanggaan sekaligus kepercayaan besar bagi Sulawesi Utara. Pesparani adalah sarana pembinaan iman, karakter, dan kreativitas bagi generasi muda Katolik di seluruh Indonesia,” ujar Gubernur Yulius dengan penuh semangat.

Menegaskan Citra Sulut sebagai Laboratorium Kerukunan
Gubernur juga menekankan bahwa momentum nasional ini merupakan kesempatan emas untuk menunjukkan identitas Sulawesi Utara di kancah nasional sebagai daerah yang religius, damai, dan inklusif.

Ia mengimbau seluruh elemen pemerintah dan lapisan masyarakat untuk bekerja sama demi menyukseskan perhelatan akbar tersebut. Keberhasilan acara ini nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pariwisata religius dan ekonomi kreatif di daerah.

Pertemuan audiensi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya, H. Ulyas Taha (Kepala Kanwil Kemenag Sulut), Suparman (Dirjen Bimas Katolik), Muliawan Margadana (Ketua LP3KN), Salman Habeahan (Sekretaris Umum LP3KN) Serta jajaran pengurus LP3KD Sulawesi Utara.

Dengan koordinasi yang matang antara pemerintah daerah dan lembaga gerejawi, Sulawesi Utara siap menyambut ribuan peserta dari seluruh penjuru Nusantara pada tahun 2027 mendatang. (mt/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *