Bilik Budaya Kerinci Resmi Dibuka

oleh -46 Dilihat
Gambar: Bupati Kerinci didampingi jajaran pemerintah daerah menyaksikan penampilan tari tradisional saat peresmian Bilik Budaya Kerinci di Kabupaten Kerinci, Kamis, 12 Februari 2026. Foto : Harpai.

TNews, KERINCI – Suara musik tradisional berpadu dengan gerak tari yang rancak memenuhi arena peluncuran Bilik Budaya Kerinci, yang diresmikan langsung oleh Bupati Kerinci, Kamis, 12 Februari 2026. Ruang yang digagas sebagai pusat aktivitas seni itu digadang-gadang menjadi salah satu agenda budaya utama di Provinsi Jambi.

Sejak sore, masyarakat dan pelaku seni memadati lokasi kegiatan. Sejumlah sanggar dari berbagai kecamatan tampil bergantian. Mulai dari tari adat, musik tradisional, hingga pertunjukan kolaboratif bernuansa kontemporer berbasis kearifan lokal. Tepuk tangan penonton beberapa kali pecah, terutama saat penampilan tari tradisi yang jarang dipentaskan dalam acara resmi.

Bupati Kerinci dalam sambutannya menyebut, Bilik Budaya bukan sekadar bangunan atau panggung pertunjukan. Ia berharap tempat itu menjadi ruang tumbuh bagi seniman lokal yang selama ini bergerak secara terbatas.

“Selama ini banyak sanggar berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya Bilik Budaya, kita ingin ada ruang bersama untuk berkreasi dan menampilkan identitas budaya Kerinci,” ujarnya.

Hadir dalam peresmian tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, jajaran DPRD, Camat Danau Kerinci, serta sejumlah tokoh adat dan pegiat seni. Dukungan pemerintah daerah dinilai penting, mengingat pelestarian budaya kerap terkendala minimnya fasilitas dan pembiayaan.

Beberapa pelaku seni yang ditemui di lokasi menyambut positif kehadiran ruang tersebut. Mereka berharap kegiatan tidak berhenti pada seremoni pembukaan, melainkan berlanjut dalam bentuk agenda rutin, pelatihan, hingga festival tahunan.

Selain sebagai wadah pelestarian adat, pemerintah daerah juga melihat potensi ekonomi dari geliat seni budaya. Pertunjukan yang dikemas secara profesional dinilai mampu menarik wisatawan, sekaligus membuka peluang bagi pelaku ekonomi kreatif seperti perajin, penata busana, hingga pelaku kuliner lokal.

Dengan peluncuran ini, Pemkab Kerinci menargetkan Bilik Budaya menjadi titik temu berbagai agenda seni, baik skala kabupaten maupun provinsi. Sejumlah agenda budaya lanjutan disebut tengah disiapkan untuk memperkuat posisi Kerinci sebagai salah satu pusat kebudayaan di Jambi.*

Peliput: Harpai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *