Gebrakan Baru Gubernur YSK : Tunjuk Denny Mangala ‘Nakhodai’ Sekretariat Daerah Sulut

oleh -82 Dilihat
Prosesi penyerahan Surat Keputusan Gubernur Sulut terkait pergantian jabatan Pelaksana Harian Sekretaris Daerahn (Sekda) Provinsi Sulawei Utara. (Foto Dokumentasi Humas Penmprov Sulut).

TNews, Manado Sulawesi Utara – Kursi Panglima ASN di Sulawesi Utara resmi berganti pemilik. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK), mengambil langkah cepat dan taktis dengan menunjuk sosok birokrat senior, Dr. Denny Mangala, M.Si., sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulut.

Momen penting ini terjadi di Wisma Negara, Bumi Beringin, Manado, pada Kamis (05/02/2026), ketika Gubernur YSK menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) di hadapan sejumlah pejabat teras Pemprov.

Pergantian ini sempat menarik perhatian publik, mengingat performa Tahlis Gallang yang dinilai cukup solid. Namun, Gubernur YSK dengan lugas menjelaskan bahwa langkah ini adalah bentuk ketaatan mutlak terhadap aturan birokrasi, bukan karena masalah kinerja.

“Pak Tahlis Gallang sudah luar biasa, tapi secara aturan beliau sudah dua kali mendapatkan perpanjangan jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Aturan tidak memperbolehkan perpanjangan ketiga kalinya, jadi kita harus taat azas,” tegas Gubernur Yulius dengan gaya khasnya yang disiplin.

Nama Denny Mangala bukanlah orang baru di ring satu pemerintahan Sulut. Menjabat sebagai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Denny dikenal sebagai sosok yang sangat paham “peta” birokrasi dan administrasi daerah.

Penunjukannya sebagai Plh Sekdaprov dinilai sangat tepat untuk menjaga stabilitas roda pemerintahan di awal tahun anggaran 2026. Denny diharapkan mampu menjadi jembatan yang kuat antara kebijakan strategis Gubernur dan operasional di tingkat OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Gubernur YSK memberikan sinyal kuat bahwa posisi Plh ini tidak akan berlangsung lama. Ia memberikan bocoran bahwa proses untuk mendapatkan Sekdaprov definitif sedang berjalan di tingkat pusat.

“Semuanya sedang berproses. Saya perkirakan dalam satu atau dua minggu ke depan, jabatan Sekprov ini sudah akan diisi oleh pejabat definitif. Jadi, Pak Denny bertugas memastikan semua pelayanan publik tidak terganggu selama masa transisi ini,” tambah sang Jenderal.

Dengan ditunjuknya Denny Mangala, publik menanti akselerasi program kerja Gubernur YSK, terutama dalam hal peningkatan disiplin ASN dan penguatan tata kelola keuangan daerah. Sinergi antara Gubernur YSK yang berlatar belakang militer dengan Denny Mangala yang kenyang pengalaman birokrasi sipil, diharapkan menjadi duet maut untuk kemajuan Sulawesi Utara. (mt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *