TNews, KOLAKA UTARA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, warga Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, disuguhkan dengan pengalaman kuliner unik nan langka. Seorang pemuda asal Bandung, Jawa Barat, bernama Arif Hidayat atau akrab disapa Kang Arif (28), kini memperkenalkan berbagai jajanan khas Sunda berbahan dasar singkong di Desa Lengkong Batu, Kecamatan Pakue Utara.
Telah menetap di Kolut selama dua tahun, Kang Arif mulai mengembangkan usaha kuliner tradisional yang kini menjadi perbincangan warga. Ia menghadirkan jajanan berbasis ubi kayu (singkong) dengan berbagai variasi, termasuk tiga menu andalan yang langsung menarik perhatian.
Menu utama tersebut ialah:
• Misro isi gula merah dan isi durian topping keju (Rp1.000)
• Comro isi tempe pedas (Rp1.000)
• Pisang coklat topping keju (Rp1.000)
Selain itu, tersedia pula pisang aroma isi kacang hijau dan bakwan masing-masing seharga Rp1.000 saja. Untuk minuman, Kang Arif menyediakan Es Teh Hijau tanpa pemanis buatan seharga Rp5.000 dan Es Kelapa Muda segar seharga Rp10.000.
Menurut Muhammad Yunus, Kepala Desa Lengkong Batu sekaligus penggagas warung tersebut, ide membuka usaha ini lahir dari keinginan menghadirkan jajanan khas berbahan lokal yang sehat dan terjangkau.
“Saya sangat optimis dan berharap usaha ini bisa berkembang. Inisiatif ini muncul dari diskusi bersama Kang Arif, dan Alhamdulillah mendapat sambutan hangat dari warga,” ujar Muhammad Yunus saat ditemui di rumahnya.
Lebih lanjut, Yunus menjelaskan bahwa bahan baku utama berupa singkong diperoleh langsung dari masyarakat sekitar. Harga pembelian berkisar antara Rp3.000 hingga Rp10.000 per kilogram, tergantung kualitas.
“Selain melestarikan kuliner tradisional, usaha ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi warga yang memasok bahan baku,” tambahnya dengan nada optimis.
Masyarakat Kolut yang ingin mencoba jajanan khas Sunda ini bisa mendatangi langsung warung Kang Arif di rumah Kades Lengkong Batu atau menghubungi nomor 0821-1150-5311.
Dengan cita rasa manis dan gurih khas Parahyangan, jajanan-jajanan ini diharapkan menjadi sajian favorit baru warga Kolut, khususnya menjelang waktu berbuka puasa di bulan Ramadan mendatang.*
Peliput: Syahrum






