Konferensi PWI Sulut Ditetapkan 31 Maret 2026

oleh -21 Dilihat
Gambar: Rapat pengurus harian dan panitia Konferensi PWI Sulawesi Utara membahas tahapan pelaksanaan dan mekanisme pemilihan Ketua PWI Sulut periode 2026–2031 di Manado, Senin, 24 Februari 2026. (Foto: Dok. PWI Sulut).

TNews, MANADO — Persiapan Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mulai mengerucut. Dalam rapat yang digelar pengurus harian bersama unsur panitia, jadwal pelaksanaan hingga tahapan pemilihan ketua periode 2026–2031 resmi disepakati.

Rapat dipimpin Ketua PWI Sulut, Voucke Lontaan, dan dihadiri pengurus harian serta seluruh unsur kepanitiaan, baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC). Forum tersebut membahas detail teknis hingga disiplin kerja panitia menjelang hari pelaksanaan.

Konferensi ditetapkan berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026. Agenda utama mencakup pembukaan, laporan pertanggungjawaban pengurus, serta pemilihan Ketua PWI Sulut dan Dewan Kehormatan (DK) PWI Sulut.

Ketua SC Konferensi, Jimmy Senduk, menjelaskan bahwa tahapan pemilihan akan dimulai dengan pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada 27 Februari 2026, dilanjutkan masa sanggah hingga 6 Maret 2026.

“Setelah itu akan ditetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 13 Maret, dibuka lagi masa sanggah 14 sampai 16 Maret, dan DPT final diumumkan 20 Maret 2026,” ujar Jimmy kepada wartawan usai rapat.

Untuk penjaringan calon, pendaftaran bakal calon Ketua PWI Sulut dan Ketua DK dibuka 1–19 Maret 2026. Berkas pencalonan akan diverifikasi, termasuk masa perbaikan dokumen pada 21–23 Maret 2026 sebelum penetapan persetujuan bakal calon pada 23–25 Maret 2026.

Dalam rapat itu juga disepakati penambahan personel di kepanitiaan, baik di tubuh SC maupun OC, guna memperkuat koordinasi. Bidang-bidang yang menjadi perhatian antara lain pendanaan, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga teknis persidangan.

Voucke menekankan pentingnya disiplin dan soliditas kerja panitia agar seluruh tahapan berjalan tepat waktu. Ia juga memastikan konferensi berlangsung terbuka dan demokratis.

“Siapapun anggota PWI Sulut berhak mencalonkan diri pada konferensi nanti. Tapi tentu harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam PD/PRT PWI,” tegasnya.

Voucke sendiri telah dua periode memimpin PWI Sulut, yakni 2016–2021 dan 2021–2026. Konferensi mendatang akan menjadi momentum regenerasi sekaligus evaluasi arah organisasi wartawan tertua di daerah ini untuk lima tahun ke depan.* (Kon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *