TNews, KENDAL – Setelah seharian melaksanakan pengerjaan sasaran fisik TMMD ke 127 di desa Gedong kecamatan Patean, malam adalah waktu untuk beristirahat bagi anggota satgas. Moment tersebut di gunakan oleh anggota satgas untuk berbsaur dengan warga desa yang menjadi Lokasi TMMD.
Kecamatan Patean terkenal dengan potensi komoditas kopi yang sudah terkenal bahkan dalam skala nasional. Hal tersebut menarik perhatian anggota satgas untuk menikmati kopi khas desa Gedong.
“Saya dengar dari warga, di sini kopinya asli, bukan kopi campuran, jadi bagi Sebagian penikmat kopi ini adalah citarasa yang istimmewa”, ujar koptu Budi anggota satgas TMMD.
“Sangat di sayangkan kalau kita tinggal di sini dan tidak menyicipinya”, imbuhnya.
Pemilik kedai kopi di desa Gedong, Kayyun, mengatakan bahwa pemrosesan kopi di kedainya berasal dari kopi murni hasil panenan warga desa Gedong sendiri. “ Ada dua jenis kopi, Arabika dan robusta, semua di tanah oleh warga, dan kita beli untuk di olah lebih lanjut menjadi kopi siap saji”, tuturnya.
“Bagi warga dan anggota satgas, kopi minum di sini tidak usah beli, tapi yang kami jual adalah kopi bubuk, bisa di beli dan di bawa pulang, dan banyak anggota satgas yang membeli untuk di buat saat di tempat menginapnya selama di sini, bahwak ada yang pesan untuk nanti di bawa pulang setelah selesai TMMD”, imbuhnya.*
Peliput: Agung





