Momen HPN di Tanah Jawara Banten, Furkon Jamu PWI Gorontalo dengan Duren dan Golok Ciomas

oleh -140 Dilihat
Momen hangat saat Karo Furkon mengajak kontingen PWI Gorontalo makan duren di ruang kerjanya, Senin 9 Februari 2026.

TNews, BANTEN — Kehadiran Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sejak tanggak 6 Februari hingga 9 Februari di Provinsi Banten meninggalkan kesan mendalam. Bukan hanya karena suksesnya agenda nasional insan pers tersebut, tetapi juga berkat sambutan hangat dan pelayanan humanis yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Banten.

Sejak awal kedatangan, kontingen PWI Gorontalo yang berjumlah tiga orang disambut dengan pelayanan prima. Mulai dari penjemputan, penyediaan fasilitas penginapan, hingga layanan antar-jemput menuju seluruh rangkaian kegiatan HPN yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari. Semua itu dikawal langsung oleh tim liaison officer (LO) dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Banten yang dipimpin Hikmat Fauzan, didampingi Abdul Latip. Tanpa mengenal lelah, tim LO selalu siaga memastikan kenyamanan dan kelancaran aktivitas kontingen PWI Gorontalo.

Pelayanan maksimal tersebut tidak lepas dari arahan langsung Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Banten, Furkon, AP., M.Si, yang menekankan pentingnya menghadirkan keramahan dan penghormatan kepada insan pers sebagai mitra strategis pemerintah.

Keakraban semakin terasa setelah puncak peringatan HPN 2026. Secara khusus, Furkon, AP., M.Si mengundang kontingen PWI Gorontalo untuk beraudiensi langsung di ruang kerjanya. Suasana formal berubah menjadi hangat ketika pertemuan dilanjutkan dengan makan siang bersama, bahkan ditutup dengan momen santai makan duren khas Banten. Momen sederhana namun penuh makna itu menjadi simbol kedekatan dan keterbukaan antara pemerintah daerah dan insan pers.

Dalam suasana diskusi yang cair, Furkon, AP., M.Si juga berbagi cerita mengenai sejarah Provinsi Banten, termasuk nilai-nilai kearifan lokal yang hidup dalam masyarakatnya. Ia secara khusus menjelaskan tentang keberadaan dan filosofi hidup Suku Badui, yang hingga kini tetap menjaga tradisi dan harmoni dengan alam.

Sebagai penutup kebersamaan, kontingen PWI Gorontalo menerima cenderamata khas Banten berupa golok Ciomas, senjata tradisional yang sarat nilai historis dan budaya, serta sebuah buku tentang sejarah Suku Badui. Pemberian tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus kenang-kenangan atas kebersamaan yang terjalin selama HPN 2026.

Ketua PWI Gorontalo, Fadli Polii, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pelayanan luar biasa yang diberikan Pemerintah Provinsi Banten, khususnya kepada Furkon, AP., M.Si beserta jajaran Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah.

“Pelayanan yang kami terima bukan hanya profesional, tetapi juga sangat humanis dan berkesan. Ini menjadi kenangan indah bagi kami selama mengikuti HPN 2026 di Banten,” ujar Fadli.

Kehangatan, keramahan, dan sentuhan budaya lokal yang dihadirkan Furkon, AP., M.Si menjadi wajah Banten yang bersahabat—sebuah teladan bagaimana pemerintah daerah membangun relasi yang kuat dan bermakna dengan insan pers di tingkat nasional. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *