TNews, Manado Sulawesi Utara – Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh hubungan kerja sama antar wilayah. Hal ini terlihat saat dirinya menghadiri pertemuan penting antara jajaran kepala daerah se-Sulawesi Utara dengan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (YSK), Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang VIP Wisma Negara, Bumi Beringin, Manado ini, menjadi wadah konsolidasi strategis untuk menyinkronkan program pembangunan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Nyiur Melambai.
Kehadiran Bupati Joune Ganda bersama para pemimpin daerah lainnya mencerminkan semangat “Satu Komando” dalam memacu kemajuan daerah.
Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergitas lintas sektoral guna memastikan kebijakan pemerintah provinsi dapat terimplementasi dengan baik di tingkat kabupaten dan kota.
Dalam kesempatan tersebut, swelain bupati Minut tampak hadir para kepala daerah dari berbagai penjuru Sulut, di antaranya : Andrei Angouw (Wali Kota Manado), Henky Honandar (Wali Kota Bitung), Caroll Senduk (Wali Kota Tomohon), Robby Dondokambey (Bupati Minahasa), Iskandar Kamaru (Bupati Bolmong Selatan), Serta sejumlah pemimpin daerah dari wilayah kepulauan dan daratan Bolmong Raya lainnya.
Dari total 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, sebanyak 12 kepala daerah terpantau hadir secara langsung. Sementara itu, terdapat tiga kepala daerah yang berhalangan hadir dalam agenda penting ini, termasuk Bupati Minahasa Selatan dan Bupati Kepulauan Talaud.
Pertemuan formal namun berlangsung hangat ini diharapkan melahirkan kesepakatan-kesepakatan strategis, terutama terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penanganan infrastruktur, hingga isu kesejahteraan sosial yang menjadi prioritas Gubernur Yulius Selvanus di awal tahun 2026.
Bagi Bupati Joune Ganda, keterlibatan aktif dalam forum seperti ini merupakan kunci utama untuk memastikan kepentingan masyarakat Minahasa Utara tetap selaras dengan arah kebijakan provinsi. Dengan sinergi yang harmonis, proyek-proyek strategis di Minut diharapkan mendapat dukungan penuh guna mempercepat kesejahteraan warga di wilayah tersebut. Pertemuan di Bumi Beringin ini kembali menegaskan bahwa kolaborasi adalah fondasi utama bagi kemajuan Sulawesi Utara menuju masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (mt)





