Waspada Situs Palsu, Kemnaker Ingatkan Pendaftaran Pelatihan Vokasi Hanya di Skillhub Resmi

oleh -28 Dilihat
Gambar:  Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap situs palsu yang mengatasnamakan Skillhub, memastikan pendaftaran pelatihan vokasi dilakukan hanya melalui kanal resmi Selasa, 24 Februari 2026. (Foto: Biro Humas Kemnaker)

TNews, JAKARTA – Sejak dibukanya pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional pada 23 Februari 2026, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap situs web yang mengatasnamakan layanan Skillhub. Ancaman terbesar dari situs palsu ini adalah potensi penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menekankan bahwa alamat resmi Skillhub hanya skillhub.kemnaker.go.id. “Kami minta masyarakat memastikan alamat domain yang dikunjungi benar-benar kanal resmi Kemnaker. Situs lain yang menyerupai Skillhub bisa menyesatkan dan menjadi sarana phishing,” ujar Faried saat ditemui di kantornya, Selasa (24/2/2026).

Faried mencontohkan satu domain palsu, skillhub.kemnakerri.com, yang sering muncul di mesin pencari dan media sosial. “Situs seperti ini bisa menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan masyarakat,” tambahnya.

Kemnaker menegaskan, seluruh proses pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional dilakukan secara terpusat dan resmi melalui laman skillhub.kemnaker.go.id. Tidak ada jalur lain di luar domain tersebut.

Sebagai langkah pencegahan sederhana, Kemnaker mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek alamat situs sebelum memasukkan data, memastikan domain berakhiran kemnaker.go.id, serta menghindari tautan dari sumber tidak jelas. Jika menemukan situs mencurigakan, masyarakat diminta melaporkan ke akun media sosial resmi Kemnaker atau melalui bantuan.kemnaker.go.id.

Skillhub merupakan fitur dalam platform digital SIAPkerja yang memudahkan akses ke berbagai program pelatihan vokasi di Indonesia. Platform ini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi, mendaftar pelatihan, hingga memantau progres dan dokumentasi hasil pelatihan secara transparan dan akuntabel.* (Kon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *