Berkoordinasi dengan Wali Kota Baubau, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idul Fitri

oleh -207 Dilihat
Gambar: Tim Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, melakukan koordinasi kesiapan pasokan BBM menjelang Idul Fitri di Balai Kota Baubau, Minggu, 8 Maret 2026.

TNews, BAUBAU – Menjelang Idul Fitri 2026, aktivitas distribusi energi di Kota Baubau mendapat perhatian ekstra. Pantauan langsung wartawan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat koordinasi dengan pemerintah kota untuk memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap lancar selama periode meningkatnya mobilitas masyarakat.

Pada Minggu (8/3), pertemuan di Balai Kota Baubau mempertemukan Wali Kota H. Yusran Fahim, S.E., dengan tim Pertamina yang dipimpin Sales Branch Manager Sultra I Fuel, Hafsanjani Arbi. Diskusi berfokus pada kesiapan pasokan BBM, pemantauan stok, dan strategi menjaga kelancaran distribusi dari Fuel Terminal hingga ke SPBU di seluruh kota.

“Kami memastikan distribusi energi berjalan lancar. Stok BBM aman, dan semua jalur distribusi dipantau agar masyarakat tidak mengalami kendala,” ujar Hafsanjani kepada wartawan seusai pertemuan.

Wali Kota Yusran menyambut baik langkah antisipatif tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan penyedia energi untuk menjaga stabilitas pasokan, terutama saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

“Koordinasi seperti ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat. Ketersediaan BBM telah dipastikan, sehingga aktivitas warga dan arus mudik dapat berlangsung lancar,” kata Yusran.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, dan mitra penyalur menjadi kunci menjaga kelancaran distribusi energi. Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM secara wajar sesuai kebutuhan.

Pantauan di lapangan menunjukkan fuel terminal dan SPBU di Baubau siaga dengan pasokan yang cukup. Pertamina menegaskan kesiapan ini akan terus dipantau hingga puncak Idul Fitri 2026, memastikan masyarakat bisa beraktivitas tanpa gangguan energi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *