TNews, BOLAANG MONGONDOW — Agenda reses anggota DPRD Sulawesi Utara, Raski Mokodompit, di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR) pada Selasa (31/3) memunculkan berbagai catatan kritis dari masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Dalam pertemuan yang berlangsung terbuka, warga menyampaikan keluhan yang relatif berulang, mulai dari persoalan infrastruktur dasar yang belum merata, kualitas pelayanan publik, hingga tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat kecil. Sejumlah peserta bahkan menilai, program pembangunan belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan riil di lapangan.
Raski, yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Sulawesi Utara, menegaskan bahwa forum reses bukan sekadar formalitas tahunan. Ia menyebut, temuan di lapangan justru menjadi bahan evaluasi penting terhadap arah kebijakan pemerintah provinsi.
“Banyak hal yang harus dibenahi. Aspirasi ini akan kami dorong agar masuk dalam pembahasan program, bukan hanya jadi catatan,” ujarnya.
Sebagai anggota Komisi I DPRD Sulut, ia juga menyinggung pentingnya fungsi pengawasan legislatif yang lebih tajam. Menurutnya, masih ada program pemerintah yang belum berjalan efektif, terutama di wilayah BMR yang dinilai membutuhkan perhatian lebih serius.
Perannya sebagai Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur disebut menjadi salah satu jalur strategis untuk menekan akuntabilitas pemerintah daerah. Melalui pansus, DPRD memiliki ruang untuk menguji capaian program sekaligus mengoreksi kebijakan yang dinilai tidak tepat sasaran.
Raski menilai, lemahnya pengawalan terhadap aspirasi masyarakat kerap menjadi penyebab utama tidak optimalnya pembangunan daerah. Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal usulan warga hingga masuk dalam prioritas pembangunan.
“Kalau tidak dikawal, aspirasi ini bisa hilang di tengah proses birokrasi,” katanya.
Reses ini sekaligus menggambarkan meningkatnya tekanan publik terhadap DPRD dan pemerintah daerah untuk bekerja lebih responsif, terutama dalam memastikan pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.* (Kon)





