Wujudkan Pemerataan Kesehatan, Gubernur Yulius Serahkan Ambulans untuk Desa Adat Kembang Mertha Bolmong

oleh -113 Dilihat
Penyerahan Satu Unit Ambulans oleh Gubernur Yulius Selvanus. (Foto : Ist)

TNews, Bolmong Sulawesi Utara – Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam membangun pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata kembali membuahkan hasil nyata. Pada Jumat (23/1/2026), Gubernur secara resmi menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada umat Hindu di Desa Adat Kembang Mertha, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Penyerahan unit ambulans yang dilakukan di halaman Kantor Bupati Bolaang Mongondow ini menjadi tonggak penting kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat di wilayah adat.

Bantuan ini merupakan jawaban langsung atas aspirasi masyarakat Desa Adat Kembang Mertha yang telah disuarakan sejak Maret 2025. Melalui mekanisme perencanaan yang matang dan pengadaan sesuai standar medis, Gubernur Yulius memastikan bahwa janji pemerintah bukan sekadar retorika.

“Pemerintah hadir bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk memastikan harapan masyarakat benar-benar terwujud menjadi kenyataan,” tegas Gubernur Yulius dalam sambutannya di hadapan tokoh adat dan masyarakat.

Pemberian ambulans ini diterima langsung oleh Pj. Bupati Bolaang Mongondow bersama pengurus Parisada Hindu Dharma Desa Adat Kembang Mertha. Bantuan ini menjadi solusi krusial bagi warga setempat yang selama ini menghadapi tantangan jarak menuju fasilitas kesehatan rujukan.

Dengan adanya armada ini, diharapkan respons terhadap kasus-kasus medis darurat dapat dilakukan lebih cepat, sehingga nyawa masyarakat lebih terjamin. Keberadaan ambulans ini juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir hingga ke pelosok wilayah adat.

Lebih dari sekadar bantuan teknis, langkah Gubernur Yulius Selvanus ini mencerminkan pendekatan pembangunan yang berkeadilan dan sangat menghormati keberagaman sosial-budaya di Sulawesi Utara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan bahwa pembangunan kesehatan di bawah kepemimpinan YSK tidak mengenal sekat wilayah, agama, maupun latar belakang adat. Semua warga Bumi Nyiur Melambai berhak mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat, layak, dan manusiawi.

Langkah ini memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adat dalam menciptakan kesejahteraan bersama. (mt/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *