TNews, KENDAL – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0715/Kendal di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kamis (26/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan anggaran digunakan tepat sasaran.
Rombongan yang dipimpin Kolonel Kav Zubaedi mendatangi sejumlah titik sasaran fisik, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga rehab rumah warga. Di lapangan, tim berdialog dengan personel Satgas TMMD dan masyarakat yang terlibat gotong royong.
Kolonel Zubaedi mengatakan, pengawasan dan evaluasi dilakukan untuk memastikan program lintas sektoral tersebut berjalan efektif serta memberi dampak langsung bagi masyarakat desa.
“Program ini harus tepat guna dan tepat sasaran. Penggunaan anggaran juga harus bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya kepada wartawan usai peninjauan.
Ia menambahkan, dukungan Pemerintah Kabupaten Kendal dinilai cukup signifikan, terutama dari sisi penganggaran yang meningkat dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan desa.
Sementara itu, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permatasari, yang turut menyambut kedatangan tim, berharap seluruh sasaran fisik TMMD dapat rampung sebelum penutupan yang dijadwalkan 11 Maret mendatang.
“Sejauh ini pelaksanaan berjalan lancar. Kami berharap target bisa tercapai tepat waktu,” katanya.
Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setiawan, menjelaskan pemilihan Desa Gedong sebagai lokasi TMMD didasarkan pada kebutuhan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, progres pekerjaan fisik saat ini telah melampaui 50 persen. Dalam sepekan ke depan, seluruh sasaran utama ditargetkan selesai, sehingga waktu menjelang penutupan difokuskan pada tahap penyempurnaan.
“Secara umum capaian sudah di atas 50 persen. Kami optimistis bisa 100 persen sesuai jadwal,” jelasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan masih berlangsung dengan melibatkan prajurit TNI dan warga setempat. Sejumlah pekerjaan tampak memasuki tahap akhir, sementara akses jalan desa yang menjadi salah satu sasaran utama mulai terlihat hasilnya.* (Agung)






