TOTABUANEWS, MANADO – Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, Kamis (25/8) melaksanakan reses di Kelurahan Kampung Islam tepatnya di depan Mesjid Agung.
Saat bertemu dengan masyarakat, Ketua Dewan banyak sekali menerima banyak masukan serta aspirasi untuk dapat diperjuangkan.
Diantaranya adalah soal semrawutnya pasar bersehati, drainase yang sering tersumbat serta perbaikan kantor kelurahan. Yang tak kalah penting yang disampaikan warga adalah soal guru honorer.
” Kami mengharapkan Ketua Dewan dapat membantu para guru honor yang
ada di SDN 49, SDN 74 dan SD Muhamadyah. Meskipun hanya sebagai guru honorer tapi kami mempunyai andil dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. Jadi kami mengharapkan ada perhatian dari pemerintah,” ungkap salah satu guru.
Selain masalah guru honorer, masyarakat mengharapkan DPRD dapat memperjuangkan soal pegembangan UMKM agar mendapat akses ke Perbankan.
Kepada masyarakat Angouw menjelaskan, banyak aspirasi dan masukan menjadi kewenangan pemerintah Kota.
“Tapi bagi saya aspirasi yang disampaikan bukan menjadi alasan untuk tidak berpikir, mencari solusi. Dan tentunya akan dicari jalan keluar termasuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama pemerintah kota Manado,”kata Angouw.
Sementara untuk UMKM, Angouw menyarankan agar lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR)
” Sebaiknya lewat KUR untuk mendukung usaha-usaha UMKM. Jika ada kendala DPRD akan menyikapi termasuk akan mengkoordinasikan dengan pemerintah Provinsi,” tambahnya.
Reses Andrei Angouw dihadiri Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Hi. Hamzah Rajak, Tokoh Agama Drs. Amin Lasena MAP, para jemaah Masjid.