Lakukan Berbagai Macam Langkah Pencegahan, Pemkab Bolsel Serius Perangi Covid-19

0
70
Loading...

ADVERTORIAL, BOLSEL –  Bukti Keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam memerangi Coronavirus disease (Covid-19) terlihat sangat jelas, pasalnya dibawah kepemimpinan Bupati Bolsel Hi Iskandar Kamaru SPt,  musuh tak kasat mata yang  menggegerkan seluruh dunia tersebut benar-benar dihajar habis-habisan.

Keseriusan orang nomor satu di Bolsel tersebut dalam memerangi covid-19 yakni dibuktikan dengan menerapkan social distancing atau melakukan penundaan semua jenis kegiatan yang bersifat kemasyarakatan seperti Resepsi Pernikahan, kegiatan olahraga, Hiburan dan sekolah untuk kegiatan Kepemerintahan, seperti Tugas Luar (TL), event-event kepemerintahan serta menerapkan Work Form Home (WFH) bagi ASN.

Menurut top top eksekutif daerah bernuansa religgius tersebut, diberlakukannya Penundaan semua kegiatan tersebut yakni untuk memutus mata rantai penularan virus, “Ini juga sesuai instruksi dari pemerintah pusat dan WHO,”ungkap Bupati.

Lanjut Bupati, Pemerintah Daerah (Pemda) Bolsel melalui satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, juga saat ini memperketat penjagaan perbatasan masuk Bolsel serta melakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan termometer infrared, bagi orang-orang yang memasuki wilayah Bolsel.

“Dimana titik pemeriksaan di depan RSUD bagi kendaraan yang masuk dari arah dumoga, dipertigaan memasuki Desa Posilagon bagi kendaraan dari arah boltim, di desa Adow untuk kendaraan yang masuk Dari arah Matali bakan,di desa Molosipat untuk kendaraan yang masuk dari gorontalo,  Pelabuhan Torosik dan Dodepo,”terang Bupati.

Selain itu Bupati mengatakan, Pemda bersama satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga melakukan penyemprotan cairan Disinfektan di tempat-tempat umum, seperti Pasar, ATM,Rumah Sakit, Bank,Kios-kios dan tempat umum lainnya serta menginstruksikan kepada setiap OPD untuk menyediakan tempat cuci tangan di depan kantor. “Langkah antisipasi lainnya Pemda juga memastikan kesiapan  RSUD Bolsel dalam menghadapi Pandemi Covid-19,”tutur Bupati.

Sementa untuk menghadapi dampak yang ditumbulkan Covid-19, Pemda Bolsel melakukan antisipasi dengan  melakukan evaluasi persiapan lonjakan harga sembako akibat kebijakan pencegahan virus corona bersama TAPD.

Diketahui, Dalam memerangi Covid-19 Pemda Bolsel melakukan pergeseran anggaran untuk menambah cadangan beras dari bahan persediaan sembako, Pergeseran anggaran diambil dari perjalanan dinas, bimtek, pelaksanaan festival dan BTT.

 

Gie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.