Luaaarrrr Biasa! Deprov Sulut Gelar Enam Paripurna Dalam Sehari

0
35

ADVETORIAL, MANADO – Kinerja para legislator DPRD Provinsi Sulut patut diacungi jempol. Para wakil rakyat ini memang serius dalam bekerja untuk rakyat. Bahkan, demi kepentingan rakyat Sulut, 45 anggota dewan ini bekerja ekstra dalam sehari menggelar enam paripurna sekaligus.

Dimana paripurna tersebut dilaksanakan, Jumat (14/9/2018) kemarin. Adapun enam paripurna diantaranya, persidangan kedua tahun 2018, penyampaian hasil laporan kinerja alat kelengkapan DPRD, pembukaan masa sidang ketiga  tahun 2018, penyampaian laporan pelaksanaan reses II tahun 2018, penyampaian/penjelasan Gubernur Sulut Olly Dondokambey terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018  dan Pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda perubahan APBD Provinsi Sulut tahun anggaran 2018.

Paripruna dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, didampingi pimpinan DPRD Sulut Wenny Lumentut, Stevanus Vreeke Runtu dan Marthen Manoppo, anggota DPRD Sulut, Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Usai pembacaan dan penyerahan hasil reses, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw,SE berharap agar hasil serap aspirasi masyarakat oleh anggota dewan bisa ditindaklanjuti Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Olly Dondokambey,SE, sebagai Gubernur Provinsi Sulut.

“Hasil reses agar bisa ditindaklanjuti oleh Pemprov Sulut, bisa dianggarkan pada APBD Perubahan 2018, APBD Induk 2019, juga pada APBD di Kabupaten/Kota, juga melalui Gubernur Sulut Olly Dondokambey bisa diperjuangkan pada APBN 2019,” tutur Ketua Dewan.

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE mengatakan sinergitas konstruktif yang senantiasa ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama DPRD Sulut mampu menstimulus gerak pacu pembangunan daerah. Terbukti perekonomian Sulut terus menunjukkan pergerakan positif hingga mencapai 6,23 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5 persen.

“Sebagaimana terlihat dalam kondisi makro pembangunan daerah, pertumbuhan perekonomian Sulut tahun 2017 berada pada angka 6,23 persen atau di atas rata-rata nasional. Kemiskinan juga menurun pada angka 7,8 persen atau berkurang dari kondisi September 2017 yang sebesar 7,9 persen,” kata Olly.

Gubernur Olly juga menuturkan, pencapaian positif itu semakin memperkuat eksistensi Sulut dalam upaya berkontribusi bagi pembangunan bangsa dari ujung utara Indonesia. Dirinya mengapresiasi seluruh pimpinan dan anggota DPRD Sulut yang konsisten mendukung pembangunan Sulut di berbagai bidang.

“Karena itulah, atas nama Pemerintah Provinsi, dengan tulus saya memberikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan terhormat, atas upayanya dalam memaksimalkan tugas dan tanggungjawab selama ini. Dengan harapan, harmonisasi kinerja yang selama ini tercipta, akan terus teraktualisasi di sisa tahun 2018 dan di tahun-tahun mendatang,” ungkap Olly.

Lebih jauh, Olly berharap disampaikannya Ranperda Perubahan APBD ini semakin mengoptimalkan langkah pencapaian berbagai target pembangunan di sisa tahun anggaran berjalan ini.

Olly juga mengingatkan kepada setiap Perangkat Daerah semakin optimal dalam pengelolaan dan penyerapan anggaran. Dalam artian, optimal dari sisi pelaksanaan, manfaat, pertanggungjawaban, serta harus sesuai dengan koridor ketentuan yang berlaku.

Sehingga aktualisasi berbagai program pembangunan bangsa di Sulut, khususnya realisasi berbagai Program Strategis Nasional dan Prioritas Nasional di Sulut, yang secara manfaat pastinya akan mewujudkan Sulut Hebat.

Turut hadir juga Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey,SE , Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Anggota DPRD Provinsi Sulut, Forkopimda, Kepala BIN, Kepala Perwakilan BPKP, Rektor Unsrat, Perwakilan BI, Pimpinan OJK, Kepala BNN, Kepala Bakamla, Pejabat Eselon II dan III, dan IV Jajaran Pemerintah Provinsi Sulut, serta Insan Pers.

 

David Rumondor

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.