Pemdes Kota Bangun Ilir Punya Program Santunan Kematian Bagi Warganya 

0
10
Kepala Desa Kota Bangun Ilir, Supardi (istimewa)

TNews, Kukar – Pemerintah Desa Kota Bangun Ilir, yang terletak di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), telah menginisiasi sebuah program kemanusiaan yang sangat bermakna bagi warganya. Dalam upaya untuk mengekspresikan kepedulian dan empati terhadap masyarakatnya yang tengah berduka, Pemerintah Desa setempat telah memulai program pemberian santunan kematian.

Meskipun besaran nominal santunan ini mungkin tidak mencapai angka yang mencolok, yakni sebesar Rp1 juta rupiah, namun inisiatif ini memiliki arti yang sangat dalam bagi warga Desa Kota Bangun Ilir.

Kepala Desa Kota Bangun Ilir Supardi menjelaskan bahwa setiap warga yang kehilangan anggota keluarganya atau akan berhak menerima santunan tersebut. Dana yang digunakan untuk program santunan kematian ini berasal dari dana desa.

“Jadi kita ada program bahwa setiap rumah tangga yang kehilangan anggota keluarganya kita berikan santunan untuk meringankan beban mereka. Program ini tidak memiliki syarat khusus yang harus dipenuhi,” tutur Supardi, Senin (23/10/2023).

Selain memberikan bantuan finansial kepada keluarga yang sedang berduka, program ini juga menjadi pelajaran berharga tentang solidaritas dan kepedulian dalam masyarakat.

Supardi dengan bangga mengatakan bahwa masyarakat Desa Kota Bangun Ilir telah merespons program ini dengan positif.

Menurutnya, memandangnya sebagai bentuk nyata dari perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah desa pada saat-saat sulit ini.

Supardi juga berharap bahwa program ini akan terus mendapatkan dukungan sehingga bisa terus terealisasi dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

“Harapan kita ini terus didukung. Tentu bantuan ini sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Supardi. (Adv/Diskominfo Kukar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.