Pemkab Bolmong Gelar Ujian Dinas Bagi 87 ASN

0
50

ADVETORIAL, BOLMONG — Sedikitnya 87 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), menggelar ujian dinas tingkat I, tingkat II dan ujian penyesuaian ijazah, Kamis (03/12/2020) kemarin di Ruang Rapat lantai II, Kantor Bupati, di Lolak.

Kegiatan ujian dinas tersebut dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, didampingi Asisten III Ashari Sugeha, Kepala BKPP Umarudin Amba, Sekretaris BKPP Abdussalam Bonde, serta dihadiri langsung Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Kantor BKN Regional XI Manado, Kamarudin.

Sekda Tahlis dalam sambutannya menegaskan, ujian dinas bukan formalitas untuk mengubah status pangkat ASN. Bahkan, tidak semua peserta yang ikut dalam ujian akan lulus jika tidak mencapai nilai yang telah ditetapkan. “Semua peserta ujian dinas belum dipastikan lulus. Ujian ini bukan formalitas untuk mengubah status pangkat ASN,” katanya.

Lanjutnya, yang selalu ada dibenak peserta yang ikut ujian, yakni sudah pasti lulus. “Namanya juga ujian pasti ada standar nilai kelulusannya yang telah ditentukan. Jika peserta tidak mampu melewati standar nilai dari ujian tersebut otomatis tidak akan lulus, begitupun sebaliknya,” tutur Panglima ASN Bolmong itu.

Jika pendidikan ASN tidak diperoleh kata dia, maka perlu dilakukan ujian dinas, baik ujian tingkat I dan tingkat II. “Untuk itu, saya berharap semua peserta yang mengikuti ujian ini akan mendapatkan hasil maksimal, sehingga dapat lulus dan naik pangkat,” tambah mantan Sekda Bolsel dan Kotamobagu itu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi kepegawaian Kantor BKN Regional  XI Manado, Kamarudin mengatakan, kenaikan pangkat sejatinya bukan hak ASN. Akan tetapi penghargaan atas prestasi kerja yang diperoleh sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku. “Agar kenaikan pangkat ini dapat dirasahkan sebagai penghargaan, maka kenaikan diberikan secara adil dengan mekanisme yang berdasarkan azas kopetensi,” pungkas Kamarudin.

Sekadar dikethui, ujian dinas tersebut diikuti 87 peserta yang terdiri dari peserta ujian tingkat I 42 peserta, tingkat II 27 peserta, dan ujian penyesuaian ijasah berjumlah 18 peserta, kegiatan itu juga tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Imran Asiaw

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.