Program Vaksinasi Covid-19 di Bolmong terus Berjalan

0
35

ADVETORIAL, BOLMONG — Guna mencegah serta memutus rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) hingga saat ini terus menjalankan program vaksinasi.

Untuk pelaksanaan vaksinasi tidak hanya dilakukan di RSUD, namun secara serentak di seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Bolmong.

Sejak resmi dilaunching Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, Jumat (05/02/2021) lalu, sampai saat ini pelaksanaannya masih terus berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yasti meminta setelah pencanangan vaksinasi perdana tersebut, seluruh Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat, wajib untuk divaksinasi mengingat tugas pokok dan fungsi sebagai pelayan publik. “Upaya pencegahan melalui vaksinasi, jika dinilai dari sisi ekonomi, akan jauh lebih hemat biaya apabila dibandingkan dengan upaya pengobatan,” tuturnya.

Di sisi lain, Yasti juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi bohong atau hoaks, yang dapat menimbulkan pro dan kontra, sehingga masyarakat takut untuk divaksin. “Vaksin ini sudah melalui uji klinis yang panjang, karena sudah ada rekomendasi dari  majelis ulama Indonesia yang menyatakan vaksin ini halal untuk digunakan, serta sudah mendapatkan persetujuan dari Badan POM,” ujarnya.

“Saya ingin juga mengingatkan, orang-orang yang telah mendapatkan vaksinasi, wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19, jangan karena sudah di vaksin, lantas kita mengabaikannya, sebab antibodi yang didapat dari vaksin membutuhkan waktu untuk terbentuk,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Yusuf Detu mengatakan, vaksinasi tahap kedua sementara dilaksanakan. Serta akan menyasar bagi pelayanan publik. “Vaksin tahap dua ini, kita gunakan untuk ASN Pemkab Bolmong yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, Petugas  Agama dan Wartawan.” ungkap Yusuf, Jumat (05/03/2020).

Dia juga mengungkapkan data tenaga kesehatan yang sudah mengikuti vaksinasi dari tahap pertama dan kedua. “Untuk jumlah data vaksinasi Tenaga Kesehatan sampai hari ini adalah vaksinasi tahap pertama sebanyak  897 Nakes, tahap kedua sudah sebanyak 678 nakes,” pungkas Detu.

Imran Asiaw

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.