Baru Dilantik, Legislator Kotamobagu Mulai Tunjukkan ‘Taring’

0
148

TNews, KOTAMOBAGU – Meski Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Kotamobagu belum terbentuk, namun tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat tetap dijalankan oleh 25 legislator Kotamobagu. Para wakil rakyat periode 2019-2024 ini langung menunjukkan ‘taringnya’ sebagai utusan rakyat di parlemen.

Hal ini dibuktikan dengan kunjungan sejumlah legislator ke beberapa tempat di wilayah Kotamobagu. Yakni meninjau Pasar 23 Maret, pembangungan Masjid Agung Baitul Makmur (MABM) Kotamobagu dan Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Kota Kotamobagu.

Kunjungan pertama Senin (07/10/2019) sekira pukul sekitar pukul 11.00 WITA, di Pasar 23 Maret. Dimana, dalam kunjungan tersebut, para wakil rakyat itu ikut melakukan dialog bersama beberapa pedagang yang ada di pasar tersebut.

Dialog tersebut terkait berbagai perosoalan yang kerap terjadi di Pasar, salah satunya adalah penertiban pedagang oleh pemerintah kota.

Setelah melakukan dialog dan memantau aktifitas pasar, para legislator ini memantau pembangunan MABM Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (07/10/2019).

Rombongan DPRD Kotamobagu tersebut dipimpin oleh Meidy Makalalag Ketua DPRD, bersama Syarifuddin Mokodongan, dan Herdy Korompot Wakil Ketua DPRD.

Mereka diterima oleh Adin Mantali Kabag Kesra, Sofyan Haram Sekdis PUPR, dan Muhammad Umar kontraktor.

Pada kesempatan tersebut, Adin Mantali sedikit menjelaskan soal progres pembangunan MABM Kotamobagu yang baru mencapai 36 persen.

Sementara waktu sudah semakin dekat, untuk dikebut pembangunan. Untuk pembangunan tahap tujuh ini memakan anggaran Rp 6,6 miliar.”Masih ada satu tahapan lagi pada 2020 nanti dan membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,2 miliar, untuk landscape,” jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Umar kontraktor mengaku yakin pekerjaan bisa selesai tepat waktu, karena semua bahan sudah dipersiapkan dan ada yang sementara pengiriman.”Tapi semuanya siap untuk dipasang, namun masalah yang dihadapi adalah lantai dasar, karena ada mata air di situ,” jelasnya.

Sementara itu, Syarifuddin Mokodongan Wakil Ketua DPRD Kotamobagu mengatakan, bahwa dari pantauan mereka, pembangunan masjid berjalan baik, juga menurut PPK progresnya bagus.

Untuk kunjungan yang terakhir, legislatir memustakan di RSUD Kota Kotamobagu. Para legislator ini ditemui Direktur RSUD Kotamobagu dr Tanty Korompot, Kepala Bagian Umum RSUD Kotamobagu Yusrin Mantali dan sejumlah staf RSUD.

Di hadapan para wakil Rakyat, Kepala Bagian Umum RSUD Kotamobagu Yusrin Mantali memaparkan soal peningkatan status RUSD Kota Kotamobagu, dari type C ke type B.  “Road map atau dokumen starategi dan pemandu sudah diminta oleh Ibu Walikota agar dibuatkan, dalam rangka meningkatkan type rumah sakit ini kedepan,” ungkap Yusrin.

Yusrin bahkan mengatakan, guna peningkatan status tersebut, pihaknya saat ini terus menggenjot kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di rumah sakit tersebut. “Ada beberapa petugas kesehatan dan juga dokter yang saat ini tengah mengikuti pelatihan dari bidang mereka masing-masing, dimana hal tersebut merupakan salah satu upaya kami juga untuk bisa memaksimalkan pelayanan di instansi ini,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Kotamobagu dr Tanty Korompot dalam kesempatan itu berharap agar pihak media dan juga DPRD bisa mengawal target peningkatan status tersebut. “Tentunya berbagai masukan serta solusi agar rumah sakit ini bisa naik status sangat kami butuhkan. Sebab, bagaimanapun rumah sakit ini merupakan kebanggaan daerah juga,” imbuh dr Tanty.

Setelah mendengar penjelasan-penjelasan itu, anggota DPRD Kotamobagu berjanji akan menindaklanjuti hasil kunjungan-kunjungan itu.

 

Konni Balamba

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.