Clay : Kepada Ibu dan Bapak Guru, Hormat Grak !

0
65

Pjs Bupati Jadi Irup Peringatan Hari Guru di Minut

TNews, Minut – Peringatan Hari guru dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (26/11/2020) di SMP 1 Kalawat dengan melakukan upacara bendera.


Pjs Bupati Minahasa Utara Clay June Hendrik Dondokambey SSTP MAP, bertindak inspektur upacara (Irup) dan membacakan sambutan Menteri Pendidikan RI, Nadiem Makariem.
Menariknya, Irup Clay Dondokambey secara tiba-tiba memerintahkan seluruh yang hadir dalam kegiatan ini, agar menghentikan seluruh aktivitas. Tiba-tiba dalam keheningan dan tanda tanya ,Clay kemudian memberi aba-aba, “Yang bukan guru silahkan memberi penghormatan, Kepada bapak dan ibu guru, hormat grak, tegak grak,” perintah Clay, dan diikuti semua yang bukan guru dengan serentak memberi hormat.
Secara spontan, tepuk tanganpun bergemuruh di lapangan upacara, karena Pjs Bupati memberikan apresiasi dan penghormatan kepada ratusan guru di lapangan upacara.


Kata Clay, kalau bukan jasa guru, dirinya tidak bisa seperti saat ini. Kalau bukan inovasi, karya dan pengabdian guru-guru, tidak akan ada orang-orang hebat seperti saat ini. Jadi, hormatilah kepada guru-guru yang telah berjuang mencerdaskan bangsa.
“Jasa para guru sangat besar, hargai dan hormati mereka” kata Dondokambey.
Sejumlah guru merasa.salut dan kagum, aksi Pjs Bupati yang memberikan pernghormatan kepada guru di upacara.
Dondokambey  mengatakan, profesi guru bukanlah pekerjaan sembarangan. Hal itu dikarenakan, pekerjaaan dilakukan guru sangat mulia, yakni mendidik setiap siswa.
Apresiasi wajib diberikan kepasa guru yang selalu berinovasi dalam memberikan pembelajaran kepada siswa di tengah pandemi Covid-19.
Tak hanya itu, Clay mengatakan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada guru, karena telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian hidupnya sendiri demi mendidik dan mengajarkan siswa-siswanya. Yang tujuan semua itu, lanjut dia, semata-mata guru ingin masa depan anak bangsa lebih baik lagi di masa kini dan masa mendatang.
“Peringatan Hari Guru di tahun ini berbeda, sistem pendidikan di mana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung. Seolah-oleh pun sementara sekolah harus ditutup,” ungkap Dondokambey
Akibat pandemi Covid-19 pula, kata Dondokambey membacakan sambutan Menteri Pendidikan, guru dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah. Hal ini dilakukan agar bisa menjaga diri dari potensi terkena sekaligus memutus rantai penularan Covid-19. “Terima kasih atas pengabdia para guru,” kata Clay.
Hadir, Ketua DPRD Denny Lolong, S.Sos, Sekretaris Daerah Ir Jemmy H Kuhu MA, Asisten Pemerintahan dan Kesra dr Jane Symons MKes dan Kadis Pendidikan Olvy Kalengkongan MPd dan Camat Kalawat Aleksander Warbung.(PCV-Humas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.