Diskominfo Bolmong Hadiri Kegiatan Percepatan Kota Cerdas

0
35

TNews, BOLMONG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), menghadiri kegiatan gerakan percepatan 100 kota cerdas (smart city), Rabu (06/11/2019)  di Balai Sudirman Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Diketahui, kegiatan tersebut berlangsung sejak  Senin 04– 06 November 2019.

Menurut Kepala Diskominfo Bolmong, Parman Ginano mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk membahas percepatan Gerakan 100 Smart City. “Salah satu bentuk percepatan tersebut yakni dengan  pembangunan BTS dan persiapan peluncuran satelit multifungsi,”ungkap Parman.

Lebih lanjut parman mengatakan, pemerintahpun saat ini telah membangun backbone serat optik Palapa Ring dan juga membangun BTS di wilayah Indonesia yang belum terjangkau.” Sesuai dengan pernyataan Mentri Kominfo yakni  target BTS yakni 5.000, namun saat ini baru 1.500 BT,masih akan ditambah 3.447 BTS lagi pada 2020,”tuturnya.

Parman menjelaskan, sesuai dengan pernyataan Menteri Kominfo peluncuran satelit akan dilakukan pada tahun 2021. “ Paling lama itu Tahun 2022 akan diluncurkan, agar 2024 nanti satelit sudah bisa digunakan,” katanya.

Soal smart city, Menteri Johnny mengaku pemerintah kini tidak lagi menargetkan berapa jumlah smart city yang akan muncul pada 2020. Pasalnya, kota cerdas berkembang secara dinamis, seiring dengan perkembangan infrastruktur di setiap kota dan kabupaten. “Kota cerdas itu berkembang secara dinamis, jadi tidak ada kata selesai. Yang ada hanyalah perbaikan-perbaikan, sehingga yang kami lakukan adalah evaluasi perkembangan,” tuturnya.

Terinformasi, saat ini Indonesia telah memiliki 100 kota cerdas. Angka itu terus bertambah sejak 2017, saat Indonesia hanya memiliki 25 kota cerdas. Kemudian pada 2018, jumlah itu bertambah sebanyak 50 kota cerdas. Begitu pula pada 2019, kota cerdas di Indonesia bertambah 25 kota.

 

Yogi Mokoagow

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.