IPNU Bolsel Dorong Ada Kampus

0
116
Syahrul Hidayat Nani

TNews, BOLSEL – Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) membicarakan ihwal dunia pendidikan tinggi (kampus) pada momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).

Tanggal yang ditandai lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 silam, menjadi suntikan semangat pemuda dan mahasiswa untuk keluar dari belenggu penjajahan dengan dalil bahwa masyarakat pribumi harus mengakses dunia pendidikan seluas-luasnya.

Ketua IPNU Bolsel, Syahrul Hidayat Nani, menuturkan momentum Harkitnas yang sedianya diperingati setiap tanggal 20 Mei tersebut, setidaknya menjadi refleksi semua pihak untuk terus berbenah, terlebih terhadap dunia pendidikan di Bolsel.

“Saya akan mengutip apa yang pernah disampaikan dr. Wahidin Sudirohusodo yakni untuk mewujudkan masyarakat yang maju, pendidikan harus diperluas,” kata Syahrul, Jumat (20/05/2022).

Konteks semangat waktu itu dari dr. Wahidin kan supaya masyarakat Indonesia bisa berpendidikan, supaya tidak gampang diadu domba penjajah Belanda.

Dia mengatakan, Wahidin Sudirohusodo merupakan seorang dokter dan salah tokoh yang memperjuangkan pendidikan untuk masyarakat Indonesia. Gagasan-gagasan membangun dunia pendidikan kala itu disampaikan kepada pelajar STOVIA, sehingga lahirlah Boedi Oetomo.

“Sehingga saya kira semangat membangun pendidikan di masa lampau ini bisa kita ambil spiritnya di Bolsel, terutama dalam rangka membangun fasilitas pendidikan, seperti kampus,” ucapnya.

Alumni Mahasiswa IAIN Gorontalo ini menambahkan, dengan membangun kampus di Bolsel, berarti bahwa tidak sekadar memastikan kualitas sumberdaya manusia semakin maju, akan tetapi akan berdampak pula terhadap sektor lainnya, seperti ekonomi.

Penulis : Huzair Van Gobel

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.