3.149 Sudah Mengisi Formulir Pendaftaran Secara Online

0
57
TNews, Boltim – Tahapan pendaftaran dan verifikasi berkas Calon ASN Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) diperpanjang hingga 26 Juli 2021. Data di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Kamis 22 Juli 2021, sudah 3.149 yang sudah mengisi formulir pendaftaran secara online, 2.536 diantaranya sudah mengirimkan berkas via PT POS. Kamis (22/07)
Hal ini diungkapkan Kaban BKPSDM Reza Mamonto melalui Rusdin Kasubid pengadaan, pemberhentian data dan informasi, ia mengatakan, dari ribuan data masuk, masih terdapat formasi yang sama sekali belum memiliki pendaftar.
“Yakni formasi dokter gigi. Itu sampai hari ini belum ada pendaftarnya,” kata Rusdin.
Menurutnya, dari data tersebut, pendaftar terbanyak berada di formasi Sat Pol PP dan Pengelola Pengadaan Barang Jasa.
“Karena formasi itu kualifikasinya SMA dan teknik makanya banyak peminat,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, khusus untuk P3K guru, dari kuota yang tersedia sebanyak 172 formasi, baru 170 yang sudah mengisi formulir.
Terpisah, Kabid Mutasi, Promosi, Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi, Jalaludin Koesasi, menambahkan, bahwa tahapan verifikasi dilakukan setelah berkas fisik pendaftar tiba di kantor BKPSDM.
“Tahapan pendaftaran dan verifikasi berkas berjalan bersamaan. Verifikasi langsung dilakukan saat berkas sudah tiba supaya tidak menumpuk,” ujarnya.
Berkas masuk terhitung sejak 7 Juli 2021 sebanyak 1.765. Untuk Kamis 22 Juli 2021, 381 berkas yang diantar oleh petugas PT POS.
Dijelaskan juga bahwa batas akhir pendaftaran online pada tanggal 26 Juli 2021 dan pemasukan berkas pada tanggal 29 Juli 2021. Selanjutnya, BKPSDK akan mengumumkan hasil verifikasi berkas pada 4-6 Agustus 2021.
“Ada masa sanggah pada tanggal 4-6 Agustus, kemudian ada masa jawaban atas sanggahan pada 4-13 Agustus. Hasilnya diumumkan lagi pada 15 Agustus 2021,” tutupnya. (Iki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.