Dinas Pertanian Boltim Usulkan Bantuan Ke Provinsi Untuk 90 Kelompok Tani

0
25
TNews, Boltim – Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), realisasi bantuan bibit jagung tahap pertama bagi kelompok-kelompok tani Tahun ini, serta berencana usulkan kembali pengadaan bibit jagung bisi. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Boltim, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pangan dan Tanaman Hortikultura Yusni Fenty Djangkarang, ia mengatakan bahwa pihaknya beberapa bulan kemarin, sudah mengusulkan ke Dinas Provinsi soal bibit jagung varietas hybrida NK 212 yang sudah tersalur kepada Kelompok tani (Poktan).
“Luas lahan atau arealnya 390 Hektare (Ha) pada tahap pertama itu sudah disalurkan langsung ke Poktan pada tahap pertama, dengan total 5,850 ton. Sedangkan, jumlah Poktan penerima bantuan bibit jagung tersebut berjumlah 34 kelompok diantaranya, di Kecamatan Kotabunan 31 kelompok, Tutuyan 2 kelompok, dan Modayag 1 kelompok. Mereka mendapat benih bervariatif tergantung besaran luas lahan. Kegiatan dari Provinsi dana tugas pembantuan Provinsi. Kita hanya menyiapkan lahan dan kelompok tani,” ujar Fenty. Kamis (17/06)
Lanjutnya juga, tak hanya tahap satu, tapi pada Bulan Maret-April pihaknya juga sudah mengusulkan tahap dua bibit atau benih jagung bisi ke Dinas Provinsi. Dengan luas areal 110 Ha, untuk 90 kelompok tani yang tersebar di Kabupaten Boltim.
“Untuk tahap dua, Bulan Maret dan April kita sudah usulkan, namun belum realisasi. Nah, kegiatan usulan serta penyaluran seperti ini, dari propinsi dana tugas pembantuan Provinsi. Kita hanya menyiapkan lahan dan kelompok tani. Kita usulkan 16,6 ton dengan luas lahan 110 Ha, bagi 90 kelompok tani. Mudah-mudahan usulan tersebut secepatnya akan terealisasi dalam waktu dekat. Sebab, jika kita melihat cuaca, ini sudah musim tanam,” terangnya.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat kita rencanakan usulkan ke Kementerian Pertanian (Kementan), untuk bibit jagung. Namun, masih menunggu data usulan dari Kecamatan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL).
“Nantinya, jika CPCL sudah ada maka, kita kirim ke Dinas Provinsi. Selanjutnya rekom dari Provinsi, di kirim usulannya ke Kementan,” tutupnya. (Iki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.