Sekda Boltim Harap Perusahaan Sisihkan Program CSR

0
30
Sekda Boltim Harap Perusahaan Sisihkan Program CSR
Muhammad Assagaf

TOTABUANEWS, BOLTIM – Pemerintah Daerah (Pemda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mengharapkan agar perusahaan-perusahaan yang akan segera memulai aktivitas penambangan di Boltim, untuk menyisihkan program CSR (Corporate Social Responsibility).

Sebagaimana dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, dalam rangka menunjang program-program kegiatan desa di seputaran wilayah tambang. “Satu hal yang harus menjadi perhatian PT JRBM dan PT ASA termasuk KUD Nomontang yang akan mulai action melaksanakan kegiatan, yang dipertanyakan Sangadi lingkar tambang adalah seberapa jauh kontribusi perusahaan terhadap masyarakat lingkar tambang,” kata Assagaf dalam apel Bulan K3 Nasional di Desa Lanut Kecamatan Modayag, Selasa (7/2/2017).

Dalam pemanfaatan CSR tersebut, Assagaf menekankan kepada pihak perusahaan untuk memperhatikan kesepakatan bahwa setiap permohonan untuk mendapatkan dana CSR harus seizin atau rekomendasi dari pemerintah daerah. “Para Sangadi perlu ketahui karena jangan sampai dana CSR ini disalahgunakan, terjadi tumpang tindih antara program kegiatan yang dibiayai melalui dana desa maupun alokasi dana desa,” terangnya.

Menghindari hal-hal tersebut, Sekda meminta kepada para sangadi dan perusahaan untuk meningkatkan koordinasi dengan saling menyampaikan informasi berkaitan dengan program kegiatan baik yang dibiayai secara swadaya oleh masyarakat maupun yang dibiyai melalui program CSR ataupun melalui APBD Desa. “Ini dimaksudkan agar sasaran dan kebutuhan program yang akan kita laksanakan didesa benar-benar terarah dan menghasilkan apa yang akan menjadi tujuan kita dalam menyusun program kegiatan di masing-masing desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda meminta kepada pihak perusahaan untuk menghormati pemerintah desa maupun pemerintah Kecamatan yang melaksanakan pemantauan terhadap semua kegiatan-kegiatan penambangan.

“Saya mohon pada pihak perusahaan baik PT JRBM maupun PT ASA dan KUD Nomontang, kalau ada pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan yang datang tolong dilayani jangan hanya ditahan disecurity. Negeri ini milik kami, masa masuk dinegeri sendiri harus minta izin. Mekanisme didalam perusahaan kita hormati tetapi bila ingin dihormati mari kita saling menghormati,” tegas Sekda.

Peliput: Dicky Mamonto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.