Dukung Penuh Langkah Pemerintah Pusat, Yasti Siap Jadi Orang Pertama divaksin Covid-19

0
66
Yasti Soepredjo Mokoagow.

TNews, BOLMONG — Guna mendukung langkah pemerintah pusat terkait pencegahan serta penyebaran Covid-19.

Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow siap menjadi orang pertama di bolmong yang akan divaksin Covid-19.

Meski bupati menyebut siap, Kabupaten Bolmong saat ini masih menunggu jadwal pelaksanaan vaksin untuk daerah di Sulawesi Utara.

“Sebagai pemerintah tentu harus memberikan contoh kepada masyarakat. Kalau ditanya soal kesiapan untuk divaksin, tentu saya orang pertama yang siap divaksin di bolmong,” kata Bupati, Rabu (20/01/2021) melalui keterangan tertulisnya.

Menurutnya, kesiapan untuk divaksin tentu harus disertai dengan kesiapan setelah pemeriksaan kesehatan. Sebab, berdasarkan petunjuk teknis (Jukknis) resmi dari Kementerian Kesehatan RI tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19, ada sejumlah kelompok orang yang tidak boleh divaksin.

Mereka kata dia, adalah yang terkonfirmasi positif Covid-19, Ibu hamil dan menyusui, mengalami gejala ISPA, pilek, sesak napas dalam 7 hari terakhir. Anggota keluarga serumah yang kontak erat, suspek, konfirmasi, sedang dalam perawatan karena penyakit covid.

Selain itu memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan kemerahan setelah divaksin. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah. Mengidap penyakit jantung seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner. Mengidap penyakit autoimun sistemik seperti SLE, lupus, sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya. Mengidap penyakit ginjal seperti penyakit ginjal kronis, sedang menjalani hemodialisis atau dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, sindrom nefrotik dengan kortikosteroid. Mengidap penyakit rematik autoimun atau rheumatoid arthritis. Mengidap penyakit saluran pencernaan kronis. Mengidap penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun. Mengidap penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais atau defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi. Mengidap penyakit diabetes melitus. Mengidap HIV (human immunodeficiency virus), tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg.

Di lain sisi Lanjut Bupati, vaksin jenis Sinovac itu memang dibutuhkan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia khususnya di Kabupaten Bolmong dan Sulut pada umumnya.

“Sebagai kepala daerah, saya mendukung penuh langkah pemerintah pusat untuk melakukan vaksinasi seperti yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo,” tuturnya.

Secara medis memang vaksin inilah yang saat ini bisa diandalkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Rencananya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bolmong akan digelar setelah mendapat jadwal setelah beberapa daerah zona merah telah selesai dilakukan vaksinasi.

“Kemungkinan Kabupaten Bolmong terakhir. Sebab vaksin masih akan diprioritaskan untuk daerah yang masuk zona merah,” ujarnya.

Imran Asiaw

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.