Jadi Inspirasi Perempuan, Ini Kata Kasat Lantas Polres Bolmong

1
1150

DILANTIK menjadi Kepala Satuan Lalu Lintas (Sat-Lantas) Kepolisian Resort (Polres) Bolaang Mongondow (Bolmong), pada Selasa, (27/03/2018) lalu, AKP Magdalena Anita Sijintak SIK mendadak jadi sorotan. Pasalnya, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2018 ini, merupakan Kasat Lantas perempuan pertama di Bolmong.

Sebelum mengabdi di Sulawesi Utara (Sulut), Istri AKP Ronal Arron Maramis SIK ini, pernah bertugas di Kalimantan Barat (Kalbar), sampai akhirnya menikah pada tahun 2010, dengan perwira asal Desa Ibolian, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow.

“Saya mendapat dukungan penuh dari keluarga, apalagi suami saya, berasal dari Desa Ibolian, jadi dengan sangat senang hati saya pulang jaga kampung, kampungnya suami” katanya, penuh canda kepada TOTABUANEWS, Sabtu (31/03/2018).

Totalitas, dan bekerja sepenuh hati, dijadikan modal utama ibu dua anak ini, untuk mengabdikan diri terhadap bangsa dan negara. Dengan sendirinya, kerja penuh tanggung jawab, memacu kita berkarya sama/setara berprestasi dengan kaum lelaki.

Apalagi, dalam memprakarsai aktifitas kepolisian, khususnya Lantas di empat Kabuapaten, dan satu Kota, di Bolmong Raya, membuat perempuan asal Batak ini, harus memaksiamalkan disiplin dalam membagi waktu.

“Menjadi “Ibu” di kesatuan, dan menjadi ibu rumah tangga, bukanlah hal yang mudah, tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan. Yang penting harus bisa menempatkan diri, dan berdisiplin terhadap apa pun. Seperti selayaknya seorang ibu, bagi saya, tak akan ada habis dan hentinya, memberi tahu, mengingatkan anggota, agar tetap hadir memberi rasa nyaman serta aman bagi masyarakat,” jelasnya.

Bertekad mendukung visi misi Kapolri, dan Kapolres Bolmong, terutama Lantas, berbagai upaya akan dilakukan untuk menjadikan Satlantas Bolmong berhasil, juga menjadi lebih baik.

“Ya saya baru 5 hari bertugas, yang kurang kita benahi, yang bagus kita pertahankan. Satlantas Bolmong harus berhasil, termasuk dalam menekan angka kecelakaan, mengupayakan masyarakat yang sadar hukum, mengaktifkan kawasan tertib Lalin, sebagaimana yang telah diatur dalam Perda. Karena ini memang memancing keperihatianan saya, banyak anak belum wajib SIM, berboncengan tiga. Banyak yang belum taat aturan, termasuk dalam penggunaan helm,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan keterwakilannya sebagai perempuan, bisa memacu semua perempuan, khususnya yang ada di Kotamobagu, untuk terus menggali potensi diri.

“Bekerja sepenuh hati, dan menggali potensi dalam diri, maka peluang diskriminasi dan pandangan sebelah mata terhadap perempuan, bisa dihilangkan, dengan pembuktian diri dan prestasi, apalagi sudah banyak contoh, perempuan menjadi pemimpin, bukan hanya di daerah tapi juga nasional, tetap semangat dan terus berkarya bagi semua perempuan,” pungkasnya.

Peliput: Neno Karlina

1 KOMENTAR

  1. Disiplin adalah dasar dari kemajuan suatu bangsa/ negara. Tanpa disiplin jangan kita membuat rencana yang muluk2 akan menghasilkan yang sia2

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.