Nuhyin Jadikan Poybes Sentra Produksi Telur Bebek di Kotamobagu

0
179

TOTABUAN.NEWS, KOTAMOBAGU – Kelurahan Poyowa Besar (Poybes), Kecamatan Kotamobagu Selatan, kini terkenal sebagai pusat produksi telur bebek. Hal ini dikarenakan usaha Nuhyin Kandoli (32), yang sukses mempertahankan usaha telur bebek miliknya.

Kepada TOTABUAN.NEWS, Nuhyin mengaku, tak pernah menyangka bisnis telurnya yang dimulai pada tahun 1998 ini, akan berkembang dan sukses di pasaran.

“Awalnya untuk konsumsi pribadi. Hingga pelan-pelan coba dipasarkan. Eh ternyata cukup mendapat respon bagus dari konsumen,” ujar Nuhyin, Kamis (23/08/2018).

Menurutnya, perkembangan usahanya seiring dengan mulai merambaknya usaha kuliner di Kotamobagu.

“Ini telur bebek. Dan biasanya orang kota tidak begitu suka dibandingkan dengan telur ayam. Tapi, dengan banyaknya pedagang malabar dan kuliner yang menjadikan telur bebek sebagai bahan olahannya, membuat usaha ini justru turut mengalami dampak yang lebih baik,” jelas Nuhyin.

Dalam sehari, Lanjut Nuhyin, kandangnya bisa memproduksi puluhan bak telur bebek.

“Ini telur dari bebek jenis jawa, yang ada sekitar empat ratusan ekor, bisa memproduksi hingga 300 telur, atau 10 bak perhari, dengan harga jual Rp. 45.000,00 per bak,” jelas Nuhyin.

Ditambahkan Nuhyin, untuk memelihara ratusan ekor bebeknya, dibutuhkan lima sampai 6 juta, biaya untuk membeli pakan.

“Saya memperkerjakan seorang dengan gaji Rp. 75.000,00 perhari. Dipotong operasional, sisanya ya lumaian, untuk keperluan sehari-hari,” kata Nuhyin.

Meski didistribusikan ke beberapa pasar di Kotamobagu, namun telur ini, sudah diketahui dari Poybes.

“Iya, kan sudah langganan, jadi sudah terkenal, telur dari sini (Poybes). Apalagi ini adalah telur yang tergolong masih baru, jadi memang beda dengan telur yang didatangkan dari luar.

Untuk pemasaran sudah ada langganan sendiri, jadi tidak ada kendala,” tutup Nuhyin.

Peliput: Neno Karlina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.