Sanggar Tiara Fitrah Konsisten Dorong Pelestarian Seni Budaya di Kotamobagu

0
99

TOTABUAN.NEWS, KOTAMOBAGU – Di bawah asuhan Meyscke Ellen Kinintoa, sanggar Tiara Fitrah, menjadi salah satu agen pelestari seni dan budaya terutama seni tradisional di Kotamobagu.

Keberadaan sanggar yang terletak di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat ini, sangat berperan penting dalam melestarikan seni, dan budaya yang sekarang mulai tergeser oleh budaya instan.

“Sanggar ini sering mewakili Bolaang Mongondow dalam menggali potensi seni budaya dibidang tarian tradisional,” ujar Kinontoa kepada awak media, Rabu (04/07/2018).

Sanggar ini selalu berupaya bersinergi dengan Pemkot Kotamobagu untuk melestarikan seni budaya yaitu dengan melalui berbagai festival pagelaran budaya yang menjadi agenda tahunan daerah maupun tingkat Provinsi.

“Salah satunya dengan mengikut sertakan mereka dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang digelar ditingkat Provinsi pada 9 Juli mendatang. Nah, yang kami tampilkan itu tarian ritual panen padi, sebab temannya adalah Kebersamaan,” jelas Kinontoa.

Dikatakannya, tarian ritual panen merupakan kreasi baru, yang menggambarkan kebersamaan serta gotong royong sesama petani.

“Filosofinya, mereka memanen padi secara bersama. Para petani saling membantu, bahu mambahu, gotong royong saling tolong menolong dan setelahnya akan dilakukan ritual pengucapan syukur,” ujarnya

Selain tari tarian, Ada juga beberapa pentunjukan yang akan ditampilkan pada ajang budaya tersebut. “Diantaranya, lomba vokal, tridisi tarian, puisi, poster serta story telling. Itu yang kami akan tampilkan nanti,” ungkapnya

Namun lanjutnya, pihaknya masih tarkendala dengan masalah dana. Sebab, menurutnya tidak sedikit dana yang dibutuhkan untuk mengikuti ajang tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap targetkan tarian tersebut dapat meraih juara umum.

“Dananya itu hanya berkisar 3.500 ribu rupiah untuk pembuatan baju. Nah itu kendalanya masih kurang dana, sebab yang dibutuhkan bukan hanya seragam tariannya, namun juga ada beberapa properti yang dibutuhkan. Namu kami tetep targerkan bisa meraih juara umum,” pungkasnya.

Peliput: Neno Karlina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.