Warga Tumubui Mulai Terserang DBD

0
55

TOTABUANEWS, KOTAMOBAGU – Ancaman Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali meresahkan warga kotamobagu kususnya warga yang menetap di kelurahan Tumobui Kecamatan Kotamobagu Timur.

Berdasarkan sumber yang berhasil dirangkum media ini, dalam kurun waktu Dua Bulan, sudah sebanyak 7 Warga Tumobui terserang gejala penyakit DBD.

Salah satunya adalah Anggelina Manoreh, balita usia Lima Tahun ini terserang penyakit DBD sejak Lima hari lalu dan masih dirawat di RS Kinapit Kotamobagu.

“Sejak Senin lalu anak saya terkena demam panas sampai kemarin panasnya belum redah. Sehingga kemarin kami bawa di RS. Setelah adanya pemeriksaan dokter, anak saya dikabarkan terserang penyakit DBD,” kesah Orang tua Anggelina, Ester Lompas (34), Jumat (01/06/2018).

Sama halnya dengan Cristyn Turambi (24). Dia menuturkan, sekitar dua minggu lalu, penyakit DBD perna menyerang anaknya Henzu Papantow yang masih berusia 4 Tahun.

“Iya anak saya juga pernah terserang penyakit DBD sekitar dua minggu lalu, itu kurang lebih seminggu dirawat dirumah sakit. Puji tuhan, sudah sembuh,” ujarnya.

Terkait hal itu, Warga pun minta Pemerintah segera atasi penyakit yang semakin meresahkan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu Devie Ch Lala membenarkan adanya laporan penyakit DBD yang menyerang beberapa Warga Tumobui.

“Mereka sudah berapa kali menyurati untuk melakukan foging, namun dari hasil pemeriksaan, itu tidak harus di foging, karena tidak memenuhi syarat untuk dilakukan foging,” ungkapnya.

Menurut Kadis, Pemberantaan Sarang Nyamuk (PSM) adalah solusi dimana untuk menghindari ancaman DBD.

“Jika terus dilakukan foging makan yang mati hanya nyamuk besar kemudia nyamuk juga akan kebal dengan obat foging yang terus menerus dilakukan. Sehingga solusinya adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSM) dengan cara membersihkan lingkungan, itu yang paling perlu untuk memcegah DBD,” jelasnya.

Dirinya mengajak, kepada seluruh masyarat kotamobagu khusunya kelurahan tumobui untuk menjaga kebersihan lingungan untuk mencegah datangnya penyakit DBD.

“Didalam lingkungan yang bersih terdapat hidup yang sehat. Nah dengan menjanga kebersihan lingkungan, maka tentu kita akan terhindar dari ancaman penyakit DBD,” pungkasnya.

Peliput: Neno Karlina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.