Cuaca Ekstrem, Kapolda Sulut Pantau Pesisir Pantai Kawasan Boulevard II Manado

0
95
Irjen Pol Mulyatno (foto google)

TNews, SULUT – Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Mulyatno memantau langsung kondisi perairan di pesisir pantai Manado, tepatnya di kawasan Boulevard II, Rabu (08/12/2021) siang.

Pemantauan tersebut dilakukan sehubungan dengan terjadinya cuaca ekstrem seperti curah hujan tinggi disertai angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah Sulut, akhir-akhir ini.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Mengingat cuaca ekstrim bisa berpotensi menimbulkan berbagai bencana alam seperti banjir bandang, banjir rob, gelombang tinggi, tanah longsor, pohon tumbang, dan lainnya,” ujarnya Jules Abast dalam rilis yang diterima BeritaManado.com.

Lanjut Jules Abast, terlebih kepada masyarakat yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS), pesisir pantai, lereng pegunungan maupun di daerah rawan bencana lainnya, diimbau meningkatkan kewaspadaan ekstra.

“Masyarakat bisa memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG. Kemudian khusus bagi para nelayan, saat ini diimbau berhati-hati dan selalu waspada mengingat gelombang tinggi, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Sementara itu terkait kesiapsiagaan Polda Sulut dan jajaran dalam menghadapi cuaca ekstrim maupun tanggap bencana alam, telah disiagakan personel beserta sarana pendukung.

Abast menambahkan, beberapa waktu lalu juga telah diadakan apel gelar kesiapsiagaan penanganan bencana alam di wilayah hukum Polresta dan Polres jajaran, yang bersinergi dengan BPBD, BASARNAS, TNI, Pemerintah Daerah, serta pihak terkait lainnya.

“Sudah disiagakan satu unit mobil SAR beserta personel dan peralatan pendukung, baik di Polda Sulut maupun dimasing-masing Kabupaten/Kota. Personel dan peralatan tanggap bencana tersebut siap ditugaskan kapan saja dan dimana saja, jika terjadi bencana alam maupun adanya kejadian akibat cuaca ekstrim,” pungkas Jules Abast.

 

Sumber : beritamanado

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.