Fraksi PDI Perjuangan Temukan Penyebab Banjir di Belakang Sentrum Bitung

0
31
(foto beritamanado)

TNews, SULUT – Banjir yang selalu menggenangi pemukiman di belakang Gereja GMIM Sentrum Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa setiap hujan menjadi perhatian sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bitung.

Buktinya, beberapa jam setelah air hujan kembali menggenangi wilayah itu beberapa waktu lalu, tiga anggota Fraksi PDI Perjuangan yakni Habriyanto Achmad, Beno Mamentu dan Maikel Benly Walewangko langsung mendatangi lokasi.

Ketiganya langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk mencari tahu apa yang menjadi penyebab serta solusi agar wilayah itu terbebas genangan air setiap hujan.

Menurut Beno, penyebab utama genangan air setiap hujan di lokasi itu adalah drainase tidak berfungsi dengan baik akibat sedimen material pasir dan tanah.

“Makanya setiap hujan, air meluap hingga menggenangi pemukiman karena sedimen pasir dan tanah di drainase sudah penuh,” kata Beno, Rabu (12/01/2022).

Selain itu kata dia, perlu penataan kembali drainase yang ada di hulu agar tidak semua mengarah ke drainase yang melewati pemukiman di belakang Gereja GMIM Sentrum.

“Atau, ukuran drainase ditambah agar mampu menampung volume air setiap hujan selain pembersihan rutin dilakukan,” katanya.

Habariyanto menambahkan, usai berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan, pihaknya juga langsung melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR terkait penanganan genangan air di belakang Gereja GMIM Sentrum.

Hasilnya kata Habariyanto, masalah genangan air di belakang Gereja GMIM Sentrum sudah masuk dalam perencanaan PUPR untuk dibenahi tahun ini.

“Tahun ini pihak PUPR juga akan menyusun master plan baru terkait drainase, termasuk membenahi drainase yang ada di belakang Gereja GMIM Sentrum dan mohon bersabar,” kata Habriyanto.

Namun sambil menunggu proses itu, dirinya mendorong pemerintah kecamatan dan kelurahan serta warga sekitar bergotongroyong melakukan pembersihan sedimen yang sudah memenuhi drainase.

“Kami juga berharap realisasi pembenahan drainase bisa dipercepat agar masyarakat merasa nyaman setiap hujan,” katanya.

Maikel sendiri menyatakan, permasalahan genangan saat hujan di belakang Gereja GMIM Sentrum menjadi salah satu perhatian Fraksi PDI Perjuangan.

Pasalnya, kata Maikel, permasalahan itu sudah sekian tahun dirasakan warga sekitar sehingga perlu perhatian khusus dan penanganan cepat.

“Lewat fraksi, kami akan terus berupaya agar upaya pembenahan drainase di belakang Gereja GMIM Sentrum bisa dikebut dan bisa direalisasikan tahun ini,” katanya.

 

Sumber : beritamanado

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.